Dark/Light Mode

Rilis Laporan Kerja 2024

GoTo Dan Bukalapak Catat Kinerja Ciamik

Sabtu, 22 Maret 2025 07:00 WIB
Direktur Utama GoTo Pat­rick Walujo. (Foto: Dok. GoTo)
Direktur Utama GoTo Pat­rick Walujo. (Foto: Dok. GoTo)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dan PT Bukalapak.com Tbk (Bukalapak), merilis data kinerjanya di sepanjang 2024. Dua platform digital besar di Tanah Air tersebut, berhasil membalikkan keadaan dengan mencatat kinerja ciamik alias lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Pendapatan bruto GoTo tumbuh 28 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 5 triliun di kuartal IV-2024, dan naik 30 persen sepanjang tahun penuh menjadi Rp 18,1 triliun.

Earnings Before Interest, Tax­es, Depreciation, and Amorti­zation (EBITDA) GoTo yang disesuaikan tumbuh 348 persen yoy. Dan tumbuh 191 persen secara kuartalan (quarter on quarter/qoq) pada kuartal IV-2024 yang mencapai Rp 399 miliar dan Rp 386 miliar untuk setahun penuh.

Direktur Utama GoTo Pat­rick Walujo mengatakan, peng­guna yang bertransaksi bulanan (Monthly Transacting Users/MTUs) dalam ekosistem GoTo, tumbuh 22 persen yoy pada kuartal IV-2024 dan 16 persen dalam setahun penuh.

Pada kuartal IV-2024, GTV (Gross Transaction Value) inti Grup melonjak 66 persen yoy menjadi Rp 79,2 triliun. Se­mentara sepanjang tahun penuh meningkat 58 persen menjadi Rp 268,2 triliun.

Baca juga : Warga Rorotan Keluhkan Bau Busuk Dan Asap Hitam

Secara keseluruhan, GTV Grup tumbuh 32 persen yoy pada kuartal keempat 2024 men­jadi Rp 144,5 triliun, dan naik 29 persen sepanjang tahun menjadi Rp 519,8 triliun.

“Kinerja keuangan GoTo didukung oleh disiplin penge­lolaan biaya dan insentif, guna mendorong pertumbuhan serta profitabilitas yang berkelanjutan,” ungkap Patrick di Jakarta, Rabu (19/3/2025).

Patrick mengatakan, sepan­jang 2024, pihaknya terus men­cari cara baru dan efektif untuk memenangkan persaingan ketat dalam menjangkau konsumen Indonesia.

GoTo berhasil melampaui panduan yang telah ditetapkan dengan pencapaian EBITDA grup yang disesuaikan sebesar Rp 386 miliar untuk setahun penuh.

“Serta mencatatkan kuartal pertama dengan EBITDA yang disesuaikan positif pada unit bisnis financial technology (fin­tech),” katanya.

Baca juga : Instruksi Kluivert Saat Lawan Bahrain, Tim Garuda Janji Main Habis-habisan

Menurut Patrick, pihaknya telah melihat peningkatan yang signifikan dalam jumlah peng­guna sepanjang tahun. Dan mengharapkan hal tersebut terus berlanjut hingga 2025, seiring dengan strategi ekosistem yang terus terbukti efektif.

Ke depan, GOTO akan sema­kin memperkuat bisnis melalui inovasi, baik dari sisi operasional maupun di level produk. Ini untuk meningkatkan pendapatan, meningkatkan efisiensi biaya, serta menghadirkan layanan yang lebih terarah dan dipersonalisasi sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Direktur Keuangan GoTo Simon Ho menambahkan, per­baikan pada pendapatan dan profitabilitas mencerminkan pertumbuhan yang terus ber­lanjut dari layanan inti. Serta efektivitas strategi pengelolaan biaya di seluruh lini bisnis.

Ia menuturkan, pendekatan efisiensi biaya yang lebih ter­perinci memungkinkan GoTo menurunkan beban kas rutin tetap sebesar 3 persen, di sepan­jang tahun penuh menjadi Rp 5,3 triliun.

“Fondasi keuangan sehat yang telah dibangun pada 2024, menempatkan kami dalam po­sisi yang kuat untuk terus men­jalankan strategi pada tahun 2025,” tutur Simon.

Baca juga : Tenis Miami Open 2025, Sabalenka Makin Menyala

Terpisah, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) mengumumkan hasil keuangan untuk kuartal IV-2024. Bukalapak, mencatat per­tumbuhan pendapatan sebesar 7 persen secara kuartalan (qoq). Capaian ini utamanya didorong oleh kenaikan 21 persen pada pendapatan Marketplace.

Meskipun pendapatan Online-to-Offline (O2O) mengalami penurunan 9 persen akibat re­strukturisasi segmen FMCG (Fast Moving Consumer Goods), perusahaan tetap berfokus pada keberlanjutan dan profitabilitas jangka panjang.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.