Dark/Light Mode

Program Kampung Zakat Tanggulangi Kemiskinan dengan Pola Ekosistem

Rabu, 24 September 2025 11:13 WIB
Penyerahan bantuan di Kampung Zakat Malewang, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulses), Senin (22/9/2025). (Foto: Dok. Kemenag)
Penyerahan bantuan di Kampung Zakat Malewang, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulses), Senin (22/9/2025). (Foto: Dok. Kemenag)

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) Prof. Abu Rokhmad, menegaskan pentingnya penanggulangan kemiskinan secara ekosistem melalui Program Kampung Zakat. Hal tersebut ia sampaikan saat melakukan kunjungan kerja dan penyerahan bantuan di Kampung Zakat Malewang, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulses), Senin (22/9/2025).

Dalam kunjungan ini, Prof. Abu Rokhmad didampingi Kabid Urais Kanwil Kemenag Sulsel Abdul Gaffar, Kabid Penaiszawa Mulyadi, serta Kepala Kantor Kemenag Kota Makassar Irman bersama jajaran. Hadir pula Ketua BAZNAS Kota Makassar, sejumlah Ketua Tim Kanwil Kemenag Sulsel, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Ahmad Malik, Lurah Sudiang, RT/RW setempat, serta warga penerima manfaat.

Dalam arahannya, Dirjen Bimas Islam menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah bersinergi dalam mendukung program Kampung Zakat. Dia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah setempat, BAZNAS, UPZ Kemenag, dan seluruh Lembaga Amil Zakat.

Baca juga : Pertamina NRE Perkuat Transisi Energi Lewat Efisiensi Dan Optimasi Aset

"Semoga program ini tidak hanya sekadar bantuan kebutuhan pokok, tetapi bisa meningkatkan roda ekonomi masyarakat. Zakat harus dimanfaatkan sebagai modal sosial agar mustahik dapat bertransformasi menjadi munfiq, dari penerima menjadi pemberi zakat,” ujarnya, seperti keterangan yang diterima redaksi, Rabu (24/9/2025).

Ia menegaskan, penanganan kemiskinan harus dilakukan dengan pola ekosistem yang terintegrasi. Sebab, perubahan sosial-ekonomi membutuhkan proses panjang.

"Kita harus tekun, tidak boleh setengah-setengah, dan wajib ada pendampingan. Misalnya, produksi ketupat di kampung ini harus didukung pemasarannya," ucapnya.

Baca juga : Brace Rashford Antar Barcelona Raih Kemenangan Perdana

Dia melanjutkan, warga sekitar harus membeli produk yang dihasilkan masyarakat sendiri agar usaha mereka hidup. "Inilah penanggulangan kemiskinan secara ekosistem. Kami juga akan menggandeng kampus untuk membantu pengabdian masyarakat, mulai dari produksi, pemasaran, hingga pendampingan,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, disalurkan bantuan yang meliputi:

  • Rp 20 juta untuk program Kampung Zakat Malewang dari Kemenag.
  • Rp 10 juta dari UPZ Kemenag Kota Makassar.
  • Rp 5 juta dari UPZ Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan.
  • Paket Pendidikan dari YBM BRI Regional Office Makassar.
  • Bantuan Kesehatan Pangan dan Perlengkapan Sekolah dari Rumah Zakat.
  • Bantuan Program Dakwah, Sosial, dan Ekonomi dari Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ).

Kepala Kantor Kemenag Kota Makassar Irman menegaskan komitmen pihaknya dalam mengawal program ini. Kata dia, Program Kampung Zakat harus mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat dengan menjadikan dana zakat sebagai modal sosial yang produktif.

Baca juga : Inovasi Pro Rakyat: Kabupaten Magelang Wujudkan Angkutan Pelajar Gratis

"Insya Allah Kemenag Kota Makassar akan terus berkolaborasi dengan BAZNAS, LAZ, dan Pemerintah Daerah untuk melakukan pendampingan berkelanjutan,” ungkapnya.

Program Kampung Zakat Malewang ini merupakan hasil sinergi Ditjen Bimas Islam, BAZNAS, LAZ, Pemerintah Daerah, serta tokoh masyarakat. Fokus utama program adalah pemberdayaan di sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjadikan zakat sebagai instrumen perubahan sosial.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.