Dark/Light Mode

Halalbihalal, BAZNAS Ajak Amil Tingkatkan Profesionalisme Kelola Zakat

Selasa, 31 Maret 2026 14:02 WIB
Ketua BAZNAS Sodik Mudjahid saat Halalbihalal bersama amil zakat, Gedung BAZNAS, Jakarta, Senin (31/3/2026). Dok. BAZNAS
Ketua BAZNAS Sodik Mudjahid saat Halalbihalal bersama amil zakat, Gedung BAZNAS, Jakarta, Senin (31/3/2026). Dok. BAZNAS

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengajak seluruh amil zakat di Indonesia untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) guna memaksimalkan dampak kesejahteraan bagi para mustahik.

Ajakan tersebut disampaikan Ketua BAZNAS, Sodik Mudjahid dalam acara Halalbihalal bersama para amil BAZNAS yang digelar di Gedung BAZNAS, Jakarta, Senin (30/3/2026).

Sodik mengatakan Ramadan tidak hanya menjadi bulan ibadah, tetapi juga momentum pembinaan yang dapat meningkatkan kualitas diri, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai amil zakat.

“Ramadan adalah super training untuk mempercepat peningkatan ketakwaan kepada Allah. Setelah itu kita diharapkan menjadi pribadi yang lebih sabar, tangguh, jujur, disiplin, peduli, serta gemar melakukan evaluasi diri,” ujar Sodik.

Menurutnya, nilai-nilai yang terbentuk selama Ramadan harus tercermin dalam kinerja para amil, terutama dalam menjaga amanah dan membangun kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat.

Baca juga : BAZNAS Ajak Media Perkuat Dakwah Zakat

Ia juga menekankan pentingnya penguatan posisi BAZNAS di tengah masyarakat. Sodik berharap BAZNAS dapat menjadi top of mind masyarakat ketika berbicara tentang zakat.

“Kami ingin BAZNAS menjadi top of mind, sehingga ketika orang berpikir tentang zakat yang diingat adalah BAZNAS sebagai lembaga yang terpercaya (Al-Amin). Selain itu, BAZNAS harus mudah dijangkau, termasuk melalui aplikasi digital, serta menjadi lembaga yang dibanggakan,” katanya.

Lebih lanjut, Sodik memaparkan arah kebijakan BAZNAS ke depan, termasuk target pengumpulan zakat nasional yang ditetapkan mencapai Rp 160 triliun dan pengumpulan oleh BAZNAS pusat sebesar Rp 10 triliun pada 2031.

“Ada dua target tahun 2031. Pertama, target pengumpulan sebesar Rp 160 triliun. Kedua, target pendayagunaan dan pemberdayaan yang adil, merata, berdampak, berdaya guna, dan melembaga,” ujarnya.

Untuk mencapai target tersebut, BAZNAS terus mendorong transformasi digital agar layanan zakat semakin mudah diakses masyarakat. Selain itu, BAZNAS juga memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak guna memperluas jangkauan serta meningkatkan efektivitas program pemberdayaan umat.

Baca juga : Resmi Pimpin Baznas, Sodik Mujahid Komit Lanjutkan Program Kebaikan

Sodik menambahkan, momentum Halalbihalal menjadi pengingat bagi seluruh amil untuk menjaga semangat Ramadan dalam kehidupan sehari-hari sekaligus memperkuat komitmen dalam mengemban amanah pengelolaan zakat.

“Mari kita jadikan momentum super training Ramadan ini untuk bekerja lebih semangat,” katanya.

Sementara itu, Deputi I BAZNAS RI Arifin Purwakananta melaporkan pengumpulan zakat selama Ramadan 2026 telah mencapai Rp480 miliar atau sekitar 94 persen dari target Rp 515 miliar.

Arifin mengakui sejumlah isu yang beredar di publik sempat memberi dampak terhadap BAZNAS. Namun, ia menegaskan lembaganya tetap menjalankan pengelolaan zakat secara transparan dan sesuai ketentuan negara serta syariah.

“Kami meyakini bahwa kami tidak melakukan kesalahan, tidak ada korupsi di BAZNAS, dan seluruh penyaluran dilakukan sesuai aturan negara dan syariah. Karena itu kami yakin ke depan yang akan terjadi adalah kebaikan-kebaikan,” ujarnya.

Baca juga : Kemenkop dan SCO-ETEC Tingkatkan Potensi Ekonomi Kelautan Lewat Koperasi

Ia juga meminta dukungan masyarakat untuk terus mempercayai BAZNAS dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak benar. Arifin mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat melalui BAZNAS demi kemaslahatan umat.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Ketua BAZNAS RI Zainut Tauhid Sa’adi serta pimpinan BAZNAS lainnya. Antara lain Rizaludin Kurniawan, Saidah Sakwan, Idy Muzayyad, Syarifuddin, Mokhamad Mahdum, Neyla Saida Anwar, serta Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan KH M. Imdadun Rahmat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.