Dark/Light Mode

Peluncuran Kampung Nelayan BSI Warloka Dongkrak Kemandirian Ekonomi Pesisir

Kamis, 23 April 2026 13:28 WIB
Wakil Ketua BAZNAS Zainut Tauhid Sa’adi menghadiri peluncuran Kampung Nelayan BSI Warloka di Manggarai Barat, NTT, Selasa (21/4/2026). Dok. BAZNAS
Wakil Ketua BAZNAS Zainut Tauhid Sa’adi menghadiri peluncuran Kampung Nelayan BSI Warloka di Manggarai Barat, NTT, Selasa (21/4/2026). Dok. BAZNAS

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Zainut Tauhid Sa`adi menghadiri peluncuran Kampung Nelayan BSI Warloka Pesisir di Desa Warloka Pesisir, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Selasa (21/4/2026). Program ini dinilai menjadi langkah konkret dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat nelayan setempat.

Dalam sambutannya, Zainut menegaskan peluncuran kampung nelayan BSI Warloka bukan sekadar seremoni, melainkan upaya nyata menghadirkan peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. "Harapan baru bagi masyarakat nelayan agar semakin mandiri dan sejahtera,” kata Zainut.

Zainut mengapresiasi komitmen BSI dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat karena sejalan dengan visi BAZNAS. Menurutnya, kehadiran lembaga keuangan syariah di tingkat desa memiliki peran strategis dalam membuka akses pembiayaan usaha agi nelayan kecil.

Baca juga : Kampung Nelayan BSI Warloka: Harapan Baru Masyarakat Pesisir dari Laut yang Sama

Zainut menilai pendekatan berbasis ekonomi syariah di akar rumput dapat menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi lokal yang selama ini terhambat keterbatasan akses permodalan.

“Program seperti Kampung Nelayan ini sejalan dengan misi BAZNAS dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar berdampak produktif bagi kesejahteraan umat. Kami berharap penerima manfaat dapat bertransformasi dari mustahik menjadi muzaki,” ujar Zainut.

Sementara itu, Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo menyampaikan program Kampung Nelayan merupakan bagian dari komitmen perseroan menghadirkan layanan keuangan yang inklusif hingga ke wilayah desa.

Baca juga : Pesanan Sayur Melonjak, MBG Angkat Semangat Petani di Boyolali

Ia menjelaskan, Kampung Nelayan BSI Warloka merupakan desa binaan ke-21 dari total 23 desa yang telah dikembangkan sejak BSI berdiri.

Khusus di Warloka, BSI menyalurkan bantuan berupa 19 unit perahu kepada sekitar 143 kepala keluarga nelayan. "Kami ingin berkontribusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak hanya di pusat kota, tetapi juga dari desa,” ujar Anggoro.

Menurutnya, program ini juga sejalan dengan agenda pembangunan nasional yang menekankan penguatan ekonomi desa dan pemberdayaan masyarakat pesisir, termasuk target pembangunan 1.000 kampung nelayan hingga 2026.

Baca juga : Asbanda Dorong BPD Naik Kelas Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Sejumlah pejabat daerah dan pemangku kepentingan turut hadir dalam kegiatan tersebut. Antara lain perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT, DPRD Kabupaten Manggarai Barat, serta unsur Forkopimda dan pemerintah daerah setempat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.