Dark/Light Mode

Festival Mendongeng Suara Nusantara 2026 Diikuti 1.120 peserta, Ini Pemenangnya

Selasa, 25 Agustus 2026 14:31 WIB
Festival Mendongeng Suara Nusantara 2026. (Foto: Dok. Navaswara)
Festival Mendongeng Suara Nusantara 2026. (Foto: Dok. Navaswara)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Navaswara Bhuwana Kencana menyelenggarakan Festival Mendongeng Cerita Rakyat Suara Nusantara 2026, di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 22-23 Agustus 2026. Ini adalah penyelenggaraan ketiga, setelah sebelumnya di digelar di DKI Jakarta dan Banten.

Festival diselenggarakan di Auditorium Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Bogor. Penyelenggaraan berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintahan Provinsi Jawa Barat dan Pemerintahan Kabupaten Bogor.

Festival Mendongeng Cerita Rakyat Suara Nusantara 2026 mengusung tema "Menghidupkan Legenda Jawa Barat, Menginspirasi Masa Depan" sebagai bagian dari upaya memperkuat apresiasi terhadap cerita rakyat dan tradisi lisan. Penyelenggaraan di Jawa Barat menjadi bagian dari ekspansi program Suara Nusantara ke berbagai wilayah sekaligus memperluas ruang partisipasi masyarakat dalam pelestarian kekayaan budaya daerah.

Tahun ini, festival mencatat partisipasi 1.120 peserta yang mendaftar dan mengunggah video mendongeng untuk mengikuti proses seleksi. Dari jumlah tersebut, panitia menetapkan 40 pendongeng terbaik dari 16 kabupaten dan kota di Jawa Barat untuk mengikuti babak semifinal yang digelar pada 22 Agustus 2026 di Auditorium Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Bogor.

Ketua Panitia Suara Nusantara sekaligus Managing Director PT Navaswara Bhuwana Kencana, Cahaya Manthovani, terkejut melihat tingginya partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan tahun ini. Menurutnya, jumlah pendaftar menjadi gambaran kuat mengenai antusiasme masyarakat Jawa Barat terhadap cerita rakyat dan seni mendongeng.

"Saya sangat kaget ketika mendapatkan total peserta yang ikut di Suara Nusantara Jawa Barat, yaitu 1.120 pendaftar," ujar Cahaya, dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa (25/8/2026).

Baca juga : Via Storytelling, Pelajar Sumbar Hidupkan Kembali Sejarah Lokal

Babak semifinal kemudian menghasilkan 20 pendongeng terbaik dari 4 kategori yang melaju ke babak final pada 23 Agustus 2026. Para finalis membawakan salah satu dari 15 judul cerita rakyat Jawa Barat yang telah ditentukan oleh panitia, dengan kesempatan mengembangkan penyajian melalui kemampuan bertutur, ekspresi, penghayatan karakter, dan kreativitas di atas panggung.

Proses penjurian melibatkan Ayo Dongeng Indonesia (AyoDi) yang telah menjadi bagian dari dewan juri sejak penyelenggaraan pertama Festival Suara Nusantara. Keterlibatan AyoDi secara berkelanjutan menjadi bagian dari komitmen penyelenggara untuk menjaga kualitas proses kurasi dan penilaian dalam setiap penyelenggaraan. Rangkaian acara pada hari pertama dan kedua turut dihadiri ratusan pengunjung,

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Hafidz Muksin, memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Festival Mendongeng Cerita Rakyat Suara Nusantara sebagai mitra strategis pemerintah dalam penguatan literasi dan pelestarian bahasa daerah.

Menurut Hafidz, literasi menjadi salah satu fondasi penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan nasional. Kemampuan literasi tidak berhenti pada membaca dan menulis, tetapi turut berkaitan dengan kemampuan memahami informasi yang dibaca. Kemampuan bertutur juga dinilai memiliki peran penting dalam pengembangan literasi.

"Salah satu kegiatan yang baik adalah mengangkat Bahasa Sunda. Kegiatan seperti ini sangat baik untuk meningkatkan literasi sekaligus melestarikan bahasa daerah," katanya.

Hafidz turut mengapresiasi jumlah peserta yang mengikuti Festival Mendongeng Cerita Rakyat Suara Nusantara 2026. "Ini sangat luar biasa sambutannya, sangat baik," ujarnya.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Perkuat Daya Saing 66 Ribu UMKM Lewat Storytelling

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menempatkan penguatan SDM berkarakter unggul sebagai salah satu misi pembangunan daerah. Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan, generasi mendatang perlu memiliki empat kompetensi utama, yakni critical thinking, creativity, collaboration, dan communication. Kemampuan tersebut perlu dibangun sejak pendidikan dasar agar anak terbiasa berpikir kritis, menemukan solusi kreatif, bekerja sama, serta berkomunikasi dengan baik.

“Kita perlu kemampuan untuk berkolaborasi dan berkomunikasi untuk mencapai tujuan yang lebih besar. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendukung penuh Festival Mendongeng Cerita Rakyat Suara Nusantara,” ujar Herman.

Ia menambahkan, storytelling dapat menjadi salah satu media untuk menanamkan empat kompetensi tersebut sekaligus membangun karakter anak melalui cerita dan nilai-nilai yang disampaikan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor Trian Turangga turut menyampaikan apresiasi terhadap festival yang mempertemukan anak-anak dan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam satu ruang melalui cerita rakyat.

"Semoga pertemuan ini membuka ruang saling mengenal dan menumbuhkan kebanggaan terhadap warisan budaya Indonesia," ujar Trian Turangga. 

Babak final turut dimeriahkan penampilan tari oleh Hyang Sukma Ayu bersama dengan kelompok tari Naluri Manca, menghadirkan sentuhan seni pertunjukan di sela-sela rangkaian kompetisi mendongeng.

Baca juga : Semarakkan PRJ 2026,Storytelling Competition Bank Jakarta Asah Kreativitas Anak

Festival menyiapkan penghargaan bagi para pemenang berupa trofi, sertifikat, dan uang pembinaan. Juara pertama memperoleh Rp 5 juta, juara kedua Rp 3 juta, dan juara ketiga Rp 2 juta. Penghargaan lain diberikan untuk kategori Kostum Terbaik dan Juara Favorit dengan uang pembinaan masing-masing Rp 1 juta, serta Juara Harapan sebesar Rp 500 ribu.

Pemenang Festival Mendongeng Cerita Rakyat Suara Nusantara 2026:

Kategori Benih Nusantara (SD/MI)

  • Juara 1 - Honesto Dhia Gadi- SDI Anugerah Insani - Kab. Bogor
  • Juara 2 - Renjana Salma Azzahra-SD Labschool Cibubur - Kota Bekasi
  • Juara 3 - Navisha Alka Andera-SDIT Al Yasmin 2 - Kota Bogor

Kategori Tunas Nusantara (SMP/MTs)

  • Juara 1 - Anna Bella Prayfa Christina Surbakti-SMP Notre Dame Grand Wisata - Kab. Bekasi
  • Juara 2 - Sandy Kurniansyah Prakoso-SMP Citayam Plus - Kab. Bogor
  • Juara 3 - Tarisa Satriani Nuriljannah -SMP Negeri 1 Cimahi - Kota Cimahi

Kategori Kuntum Nusantara (SMA/SMK/MA)

  • Juara 1 -  Khanza Febriniasuri-SMA Negeri 1 Lembang - Kab. Bandung Barat
  • Juara 2 - Aqila Adianti Ayu Arimbi-SMA Negeri 3 Cibinong - Kab. Bogor
  • Juara 3 - Safa Hafizhah-SMA Negeri 2 - Kab. Kuningan

Kategori Ranting Nusantara (Mahasiswa/Guru/Umum) 

  • Juara 1 -  Erma Heryanti-Umum - Kab. Cirebon
  • Juara 2 - Dede Iya Mahasiswa-Universitas Siliwangi - Kota Tasikmalaya
  • Juara 3 - Euis Nursolihat-Mahasiswa Universitas Terbuka - Kota Bandung

Kategori Khusus

  • Kostum terbaik: Michael Christian Rukmana SMP Santo Aloysius 2, Kota Bandung
  • Juara Favorit: Muhammad Sulthon Auliya SDN 050 Cibiru, Kota Bandung.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.