Dark/Light Mode

Pendekar 08 Bawa Bantuan Dan Semangat Untuk Warga Korban Gempa NTT

Rabu, 2 September 2026 17:18 WIB
Relawan Pendekar 08 menyerahkan bantuan kemanusiaan sekaligus memberikan trauma healing kepada warga terdampak gempa di Kuwus Barat, NTT. Dok. Pendekar 08
Relawan Pendekar 08 menyerahkan bantuan kemanusiaan sekaligus memberikan trauma healing kepada warga terdampak gempa di Kuwus Barat, NTT. Dok. Pendekar 08

RM.id  Rakyat Merdeka - Warga terdampak gempa bumi di Kecamatan Kuwus Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendapat dukungan untuk bangkit selama masa pemulihan pascabencana. Selain bantuan kebutuhan dasar, pendampingan dan kegiatan trauma healing turut memberikan semangat baru bagi masyarakat. Dukungan tersebut diberikan relawan Pendekar 08 yang turun langsung ke sejumlah wilayah terdampak gempa di Pulau Flores.

Camat Kuwus Barat Francis Kusudukis mengapresiasi kehadiran relawan yang membawa bantuan sekaligus memberikan pendampingan kepada warga.

“Kami atas nama pemerintah dan masyarakat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak-Ibu. Luar biasa, ada trauma healing dan bantuan. Lihat mama-mama sekarang sudah gembira dengan kehadiran Bapak,” kata Francis, Rabu (2/9/2026).

Gempa bumi meninggalkan dampak cukup besar bagi masyarakat di Kecamatan Kuwus Barat. Berdasarkan data pemerintah kecamatan, sebanyak 826 rumah mengalami kerusakan dengan kategori ringan, sedang hingga berat.

Sejumlah fasilitas umum dan bangunan masyarakat juga ikut terdampak. Bahkan, Kantor Kecamatan Kuwus Barat dilaporkan mengalami kerusakan total. Beberapa rumah adat milik masyarakat pun tak luput dari dampak gempa.

Di Dusun Ndaung, Desa Compang Kolang, sedikitnya 21 rumah mengalami kerusakan berat. Warga yang rumahnya sudah tidak layak huni kini terpaksa tinggal di luar rumah dengan tempat berlindung seadanya. Menjelang musim hujan, kebutuhan hunian sementara dan tempat tinggal yang layak menjadi perhatian utama masyarakat.

Baca juga : Sharp Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa NTT

“Rumah yang rusak berat dan tidak bisa dihuni, masyarakat sekarang tinggal di bawah terpal. Kami berharap mereka bisa dibantu untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak, apalagi sebentar lagi musim hujan,” ujar Francis.

Di tengah kondisi tersebut, perhatian dari berbagai pihak menjadi penguat bagi warga untuk perlahan bangkit.

Salah seorang warga terdampak, Vincenius Salisman, mengaku bersyukur dirinya bersama istri dan dua anaknya berhasil selamat saat gempa terjadi. Ketika bagian rumah mulai runtuh, ia segera membawa keluarganya keluar untuk menyelamatkan diri. Vincenius mengaku terharu melihat perhatian yang datang kepada masyarakat terdampak.

“Untuk sekarang saya sangat bersyukur karena ada berbagai pihak yang membuka mata untuk bisa membantu kami. Ada bantuan beras, mi, dan tikar. Saya sangat bersyukur,” ujarnya.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada relawan Pendekar 08 yang datang langsung ke lokasi untuk menemui warga.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak atas rombongan yang datang dan membantu kami,” katanya.

Baca juga : Freeport Salurkan Bantuan Rp 2,5 Miliar untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

Apresiasi serupa disampaikan warga lainnya, Emiliano Sutapia. Menurutnya, bantuan dan perhatian kepada masyarakat menjadi dukungan penting bagi warga yang tengah berusaha memulihkan kehidupan setelah gempa.

“Kami berterima kasih kepada Pendekar 08. Semoga Tuhan selalu memberkati kita semua,” ujarnya.

Emiliano mengatakan, kebutuhan mendesak masyarakat saat ini masih berupa bahan pangan dan tenda bagi warga yang belum dapat kembali ke rumah.

“Untuk sementara, bantuan yang paling dibutuhkan adalah makanan dan tenda untuk warga mengungsi,” sebutnya.

Dalam aksi kemanusiaan tersebut, Pendekar 08 menyalurkan dua paket tenda komando dan paket sembako kepada warga terdampak. Bantuan juga mencakup berbagai kebutuhan keluarga dan anak-anak, seperti popok, makanan pendamping anak, serta susu.

Selain itu, relawan turut membagikan perlengkapan kebersihan berupa sabun mandi, sikat gigi, dan pasta gigi.

Baca juga : 3 Tahap Terkirim, Bantuan BSI Jangkau 4.000 Lebih Penyintas Gempa NTT & Flores

Tak hanya membawa bantuan logistik, relawan juga memberikan pendampingan dan kegiatan trauma healing. Kehadiran langsung di tengah masyarakat diharapkan dapat membantu memulihkan semangat warga yang masih merasakan dampak psikologis akibat bencana.

Aksi kemanusiaan Pendekar 08 di Kecamatan Kuwus Barat merupakan bagian dari rangkaian bantuan bagi warga terdampak gempa di Pulau Flores. Organisasi yang dipimpin Ketua Umum Ancilla Yanny Irmella itu juga menyalurkan bantuan ke Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, serta Kabupaten Nagekeo.

Melalui bantuan dan pendampingan langsung, Pendekar 08 berupaya hadir bersama masyarakat dalam masa pemulihan. Harapannya, kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi dan semangat untuk membangun kembali kehidupan perlahan tumbuh di tengah masyarakat terdampak gempa.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.