Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
2 Ledakan Berjarak 30 Menit Guncang Ibu Kota Uganda
Selasa, 16 November 2021 16:56 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dua ledakan yang berjarak 30 menit mengguncang Kampala, Ibu Kota Uganda pada Selasa (16/11).
Saksi mata polisi dan wartawan mengungkap, ledakan itu terjadi di dekat Kantor Polisi Pusat. Satunya lagi, di dekat Parlemen. Penyebab pasti ledakan, hingga kini belum diketahui.
Baca juga : Anies Melawan Kritik Dengan Kata Dan Data
Ledakan pertama terjadi sekitar pukul 10 pagi waktu setempat di Jalan Buganda Kampala. Personel polisi dan tentara menutup jalan-jalan di sekitar lokasi ledakan. Sejumlah ambulans pun dikerahkan.
Foto-foto yang beredar di media sosial memperlihatkan, beberapa orang tergeletak di jalan dekat pintu masuk Kantor Polisi Pusat dan Pengadilan Tinggi Kampala. Meski tak ada kejelasan tentang korban tewas atau terluka pada saat ini.
Baca juga : Gempa Bermagnitudo 5 Guncang Wilayah Muarabinuangeun Banten
Di Parliamentary Avenue, tempat ledakan kedua terjadi, semua jalan telah ditutup oleh keamanan. Para legislator dan staf parlemen dievakuasi.
Bulan lalu, sebuah ledakan di Kampala menewaskan sedikitnya satu orang dan melukai beberapa lainnya.
Baca juga : Dapat Order Makanan Berjarak 1.193 Km, Pengemudi Nolak
Reuters melaporkan, Negara Islam mengklaim bertanggung jawab atas ledakan tersebut. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya