Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
Sebut Negara Zionis Sekutu Potensial
MBS Makin Melunak Ke Israel
Sabtu, 5 Maret 2022 06:00 WIB
Sebelumnya
Namun, sikap MBS kini lebih terbuka daripada ayahnya, Raja Salman, terhadap Israel. Ia mengizinkan pesawat komersial Israel melewati wilayah udara Saudi pada 2020.
Raja Arab Saudi Salman bin Saud (Foto AFP/Bandar al-Jaloud)
Ini seiring dibukanya hubungan diplomatik antara sejumlah negara Arab melalui “Kesepakatan Abraham” di era Presiden AS Donald Trump. Negara Arab itu adalah Bahrain dan Uni Emirat Arab (UEA). Keduanya menyusul Mesir dan Yordania sudah lebih duluan mengambil langkah serupa.
Baca juga : Sebelum Wisuda, UAI Persiapkan Lulusannya Siap Kerja
Langkah UEA dan Bahrain telah mengundang kecaman dari Palestina. Presiden Mahmoud Abbas menyebut langkah negara-negara Teluk itu berarti menusuk Palestina dari belakang.
Meskipun tak memiliki hubungan terbuka, Arab Saudi diyakini berhubungan erat dengan Israel. Terutama dalam upaya memblokir Iran. Laporan pada November 2020 menyatakan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melakukan kunjungan rahasia ke Arab Saudi.
Namun, Kerajaan Arab Saudi menyangkal telah terjadi pertemuan antara Netanyahu dengan Pangeran MBS.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya