Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Dubes Rusia Gambarkan Hubungan Jakarta-Moskow Pakai Pantun
Sabtu, 29 Juni 2019 13:09 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Tak peduli dengan gejolak apa pun yang sedang terjadi di dunia, hubungan Rusia dengan Indonesia tetap adem ayem. Kuatnya hubungan kedua negara ini digambarkan Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobieva, lewat sebuah pantun.
"Kalah dan menang, menang dan kalah, demikian berputaran roda sejarah. Tetapi, di tengah kerawanan politik sedunia, persahabatan antara Indonesia dan Rusia menang selalu, demi kepentingan kedua negara dan bangsa," tutur Dubes Vorobieva dalam perayaan Hari Nasional Rusia di Hotel Raffles, Jakarta, Jumat (28/6) malam.
Selalu menang, itulah gambaran hubungan Moskow-Jakarta di mata sang dubes anggun ini. Kegiatan antar masyarakat hingga pemerintah Indonesia dan Rusia, selalu terjaga harmonis.
"Para pemimpin kita, dengan sangat baik, telah mempertahankan dialog politik dan kontak personal. Hubungan perdagangan terus meningkat. Kerja sama pertahanan, dan interaksi dalam bidang keamanan menunjukkan dinamika positif. Kontak antar parlemen dan antar agama membawa masyarakat kedua negara dekat satu sama lain," papar Lyudmila.
Baca juga : Duh, Video Perubahan Situng Hanya Narasi Dari Akun FB
Hubungan people to people Rusia-Indonesia pun makin dekat dengan adanya penerbangan langsung Moskow-Denpasar dan juga gelaran Festival Indonesia di Rusia.
"Kita sama-sama merasakan kedekatan hubungan dan menikmati setiap momennya," sambung Vorobieva.
Ia kemudian mengatakan bahwa Moskow sangat percaya bahwa Rusia dan Indonesia akan mendapatkan lebih banyak peluang, untuk mengimplementasikan proyek bergabung dalam kerangka visi "Indonesia-2045" yang diumumkan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu.
"Kerja sama ini akan membawa keuntungan besar untuk kedua negara," ujarnya semangat.
Baca juga : Kemenhub: Tak Benar China Airlines Layani Penerbangan Jakarta-Makassar
Dari sisi Indonesia, pemerintah bertekad terus meningkatkan kerja sama bilateral yang selama ini sudah terjalin dengan baik dan saling menguntungkan dalam bidang ekonomi maupun budaya.
Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, yang turut hadir dalam perayaan malam kemarin, mengatakan kerja sama ekonomi kedua negara yang telah dilakukan antara lain menyangkut investasi strategis dalam infrastruktur, energi dan transportasi.
"Karena itu, kita harus memanfaatkan momentum tahun ini untuk mempercepat dan melaksanakan semua proyek yang disepakati, seperti proyek transportasi kereta api di Kalimantan dan proyek energi di Jawa Timur," beber Darmin.
Dalam bidang pariwisata dan seni, kerja sama kedua negara juga telah terjalin dengan baik, terutama setelah penerbangan Rossiya Airlines rute Moskow-Bali mampu meningkatkan kunjungan wisatawan asal Rusia hingga 24,4 persen pada Februari 2019, dibandingkan periode sama 2018.
Baca juga : Dubes Portugal Nikmati Lengangnya Jakarta di Hari Lebaran
Saat ini, kedua negara juga aktif dalam upaya bersama untuk memperkuat stabilitas dan kemakmuran kawasan yang telah terkoneksi melalui Hubungan Dialog ASEAN-Rusia serta Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Timur, bersama negara-negara ASEAN serta mitra regional lainnya.
Dalam kesempatan ini, Darmin mengucapkan selamat atas Hari Nasional Federasi Rusia, dan mengharapkan perayaan 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara pada Februari 2020 dapat makin memperkuat hubungan bilateral dan kemitraan yang sudah berlangsung lama.
"Federasi Rusia adalah mitra penting dan strategis Republik Indonesia. Selama hampir 70 tahun, Indonesia dan Rusia telah mempertahankan tidak hanya ikatan persahabatan dan kerja sama yang erat, tetapi juga ikatan sejarah. Selamat Hari Nasional Federasi Rusia ke-27," imbuhnya.
Duta Besar Federasi Rusia untuk ASEAN Alexander Ivanov, mantan Menteri Luar Negeri Alwi Shihab, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, serta para diplomat negara sahabat. [DAY]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya