Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Sebelumnya
CGS mengundang Dubes Siswo dalam rangka memperkenalkan sekolah dan memberi kesempatan kepada siswasiswa yang belajar bahasa Indonesia untuk mendemonstrasikan kemampuan bahasa Indonesia mereka.
Baca juga : Dubes Australia Sambut Upaya Perluasan Kemitraan Dua Negara
Sementara kepala sekolah CGS Justin Garrick mengatakan, bahasa Indonesia merupakan salah satu bahasa yang penting untuk dipelajari. Sekolahnya berkomitmen untuk terus membuka kelas bahasa Indonesia.
Baca juga : Resmi Digelar, B20 Sustainability 4.0 Awards Pertama di Indonesia
Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Canberra Mukhamad Najib, yang turut mendampingi Dubes Siswo, menyampaikan kepada para guru dan siswa bahwa saat ini lebih dari 200 juta orang berbahasa Indonesia di seluruh dunia.
Baca juga : Dukung Pemerintah Atasi Backlog, BTN Gelar Indonesia Property Expo
Hal itu, kata dia, menjadi peluang bagi para siswa yang belajar bahasa Indonesia untuk bisa berkomunikasi dan membangun pertemanan dengan ratusan juta orang yang berbahasa Indonesia.***
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya