Dark/Light Mode

Jajanan Pasar Penutup Webinar 70 Tahun Indonesia-Sri Lanka

Kamis, 11 Agustus 2022 09:05 WIB
Dubes RI untuk Sri Lanka Dewi Gustina Tobing (kiri) mengajak para peserta webinar mencicipi jajanan pasar. (Foto KBRI Colombo)
Dubes RI untuk Sri Lanka Dewi Gustina Tobing (kiri) mengajak para peserta webinar mencicipi jajanan pasar. (Foto KBRI Colombo)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di Colombo  bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri Sri Lanka dan Laksman Kadirgamar Insitute (LKI) menyelenggarakan hybrid webinar untuk memperingati 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Sri Lanka yang jatuh pada tanggal 6 Agustus.

Acara itu digelar di Auditorium LKI, Rabu (10/8). Webinar diawali dengan penayangan video rekaman pesan Menteri Luar Negeri Sri Lanka, Ali Sabry dan Menlu RI Retno Marsudi.

Baca juga : Janjikan Premi 100 Persen, Generali Indonesia Rilis BeSMART

Kedua Menlu menegaskan pentingnya memajukan kerja sama di berbagai bidang. Yang mencakup bidang pertanian, maritim, partisipasi BUMN Indonesia di Sri Lanka, pertahanan, intelijen, dan pemberantasan narkotika.

Dalam sambutannya, Duta Besar Indonesia untuk Sri Lanka (Dubes RI) Dewi Gustina Tobing menyampaikan tujuan webinar untuk meningkatkan kesadaran publik tentang hubungan kedua negara yang secara historis telah terjalin sejak abad ke-8.

Baca juga : Gaganjeet Bhullar Juara Mandiri Indonesia Open 2022

“Hubungan kedua negara sahabat yang memiliki ikatan sejarah dan budaya namun terpisah dari Samudera Hindia," ucap Dubes Dewi. Namun semakin diperkuat dengan pembukaan hubungan diplomatik pada 6 Agustus 1952.

Dubes Dewi juga menjelaskan, pembukaan hubungan diplomatik semakin menguatkan kerja sama di berbagai bidang. Kedua negara menjadi pelopor Konferensi Asia Afrika (KAA) pada 18-24 April 1955 di Bandung (dikenal juga dengan Konferensi Bandung).
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.