Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Masih Nyerang Ukraina
Putin Tak Pantas Duduk Di KTT G20
Senin, 22 Agustus 2022 06:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kabar Presiden Rusia Vladimir Putin akan menghadiri KTT G20, dikecam Inggris dan Amerika Serikat (AS).
Dalam pernyataan resminya, Kementerian Luar Negeri Inggris menegaskan, Rusia tidak pantas duduk bersama negara anggota G20 (Group of Twenty) dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di Nusa Dua, Bali, November nanti.
Baca juga : Ribuan Ulama Purwakarta Dukung Ganjar Capres 2024
“Rusia tak memiliki hak moral untuk duduk di G20, di saat mereka masih melakukan agresi ke Ukraina,” bunyi pernyataan Kemlu Inggris dikutip Reuters, kemarin.
Inggris tidak menyalahkan Indonesia yang sudah mengundang Rusia menghadiri acara tersebut. Inggris justru memuji Indonesia atas usahanya meredakan perang Rusia dengan Ukraina.
Baca juga : Jokowi Mau Bangun Training Camp Sepak Bola Di IKN
Pasalnya, Indonesia juga mengundang Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada KTT G20 di Bali nanti. Padahal, Ukraina bukan anggota G20. Sementara Rusia, memang merupakan anggota G20.
“Kami menyambut usaha Indonesia memastikan dampak dari perang Rusia akan dibicarakan pada pertemuan G20. Begitu juga indikasi Ukraina mungkin akan menghadirkan Presiden (Volodymyr) Zelensky pada pertemuan pemimpin G20,” isi pernyataan itu lagi.
Baca juga : Airlangga: Tangani Krisis Global Dan Perang Ukraina, Dunia Berharap Banyak Pada Jokowi
Sejauh ini, belum ada jawaban pasti, apakah Zelensky akan hadir atau tidak. Tapi AS menganjurkan, Presiden Ukraina hadir.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya