Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Zaskia Adya Mecca, Turun Langsung Padamkan Karhutla
- Chelsea Vs Tottenham Hotspur, Derby Sarat Kepentingan
- Moto3 Australia, Veda Ogah Ngotot Di Phillip Island
- KBRI Paris Minta WNI Waspadai Demo Lanjutan di Prancis: Perhatikan Jam Malam
- Polda Metro Ciduk Dua Tersangka Pengiriman 26 Jeriken Merkuri Ke Burkina Faso
RM.id Rakyat Merdeka - Kebanyakan orangtua masih menginginkan anaknya yang sudah dewasa untuk tetap tinggal bersama mereka. Namun, beda dengan si ibu dari Pavia, Italia, itu. Ia meminta anaknya keluar dari rumah agar bisa hidup mandiri.
Si ibu sering meminta anaknya pergi dari rumah karena kedua putranya, masing-masing, berusia 42 dan 40 tahun, sudah punya pekerjaan bagus. Namun si anak enggan keluar dari rumah.
Baca juga : Tiara Andini, Haters Soroti Berat Badan
Yang bikin ibunya frustrasi, kedua anaknya itu tidak mau berkontribusi dalam keuangan keluarga dan pekerjaan rumah tangga. Selain suka pulang seenaknya, sang anak kerap membuat rumah berantakan.
Ogah menjadi makin pusing, si ibu berusia 75 tagun jni, membawa kasusnya ini ke pengadilan.
Baca juga : Dubes Jepang Kenji Kanasugi Beri Penghargaan Dua Pegiat Pendidikan
Dilansir Oddity Central, sang ibu memenangkan pertarungan hukum di pengadilan agar kedua putranya yang sudah dewasa meninggalkan rumahnya. Dalam putusannya, hakim berpendapat kewajiban orangtua memberi nafkah kepada anak-anaknya hanya sampai usia 18 tahun.
Oleh karena itu, Hakim Simona Caterbi me￾merintahkan kedua bersaudara tersebut untuk meninggalkan rumah ibu mereka paling lambat 18 Desember 2023.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya