Dark/Light Mode

Paus Kunjungi Taman Borobudur

Sabtu, 26 Oktober 2019 10:31 WIB
Paus Fransiskus  jalan-jalan di Taman Borobudur, Museum Etnologi Vatikan, Jumat (25/10). (Foto: KBRI Vatikan)
Paus Fransiskus jalan-jalan di Taman Borobudur, Museum Etnologi Vatikan, Jumat (25/10). (Foto: KBRI Vatikan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Paus Fransiskus berkesempatan mengunjungi area Taman Borobudur di Museum Etnologi Vatikan, Jumat (25/10) pekan lalu.

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka peresmian "Anima Mundi" di Museum Etnologi Vatikan dan Pameran Amazonia di Museum Vatikan. Ini adalah bagian dari rangkaian Sinode Amazon, yang diselenggarakan pada 6-27 Oktober.

Sinode Amazon adalah tema Sinode Para Uskup di Takhta Suci untuk tahun ini, yang bertujuan menjembatani Gereja Katolik dengan isu ekologi integral. Fokus permasalahannya, ada pada lingkungan dan hak-hak masyarakat adat atas tanah dan tradisi mereka.

Berita Terkait : Para Menteri Jangan Korupsi

Taman Borobudur merupakan salah satu ekshibisi permanen di Museum Etnologi Vatikan,  hasil kerja sama dengan Pemerintah Indonesia yang telah diresmikan pada 4 Oktober 2017.

Keberadaan Taman Borobudur itu merupakan salah satu bentuk promosi kekayaan budaya Indonesia kepada dunia internasional. Mengingat Museum Vatikan, di mana Museum Etnologi merupakan salah satu bagiannya, dikunjungi tidak kurang dari enam juta wisatawan setiap tahunnya.

Taman Borobudur di Museum Etnologi Vatikan itu menampilkan sebuah miniatur candi yang memiliki makna simbolis.

Berita Terkait : Penyusunan NTMs Lindungi Pasar Hortikultura dari Produk Impor

Candi sebagai tempat beribadah umat Budha, dipersembahkan oleh Indonesia yang merupakan negara berpenduduk mayoritas Muslim. Candi tersebut ditempatkan di sebuah museum di Vatikan, yang merupakan pusat Gereja Katolik dunia. Hal itu dimaksudkan untuk menunjukkan gambaran menarik tentang kerukunan antar umat beragama.

Ke depannya, pemerintah Indonesia berencana untuk kembali membuka satu ekshibisi permanen lagi di Museum Etnologi Vatikan, yakni "Tropical Garden" atau "Taman Tropis".

Ekshibisi yang merupakan kerja sama kedua antara Pemerintah Indonesia dan Museum Etnologi Vatikan itu akan menampilkan berbagai tumbuhan serta ekosistem alam Indonesia. Para pengunjung Museum Etnologi Vatikan diperkirakan sudah dapat menikmati ekshibisi Taman Tropis, pada akhir 2020. [DAY]