Dark/Light Mode

Para Menteri Jangan Korupsi

Sabtu, 26 Oktober 2019 06:40 WIB
KIKI ISWARA DARMAYANA
KIKI ISWARA DARMAYANA

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi telah melantik menteri-menterinya 23 Oktober 2019 lalu. Kemudian Jumat (25/10) kemarin, Jokowi melantik para wakil menteri. Pesan penting Presiden: anggota kabinet jangan korupsi.

Pesan Jokowi itu wajib diingat dan dijadikan pegangan oleh semua anggota kabinet dalam menjalankan tugas-tugasnya. Oleh karena itu, kita berharap para menteri dan wamen bekerja super hati-hati, terutama dalam penggunaan uang negara.

Jaga keuangan negara sebaik-baiknya. Awasi para eselon satu dan jajaran di bawahnya, jangan sampai ada yang mengutil. Kita juga berharap para menteri tidak memilih orang-orang yang tidak jelas rekam jejaknya, menjadi staf khusus atau tenaga ahli.

Berita Terkait : Mengincar Kursi Menteri

Kenyataan menunjukkan, orang-orang yang tidak jelas rekam jejaknya, kerap mencelakakan sang menteri. Bahkan, tidak jarang, pejabat tinggi itu terseret kasus korupsi akibat ulah orang dekatnya yang minta uang pelicin izin ke pengusaha.

Kita berharap ke depan tidak ada lagi menteri yang terjerat kasus suap atau pencurian APBN. Para menteri juga mesti jeli meng amati birokrasi di bawahnya.

Kalau ada tanda-tanda pejabat eselon satu atau eselon dua memainkan perizinan atau anggaran, menteri atau wamen harus bertindak tegas. Copot segera pejabat tersebut.

Berita Terkait : Menteri Gila Kerja

Kalau seorang menteri konsisten mengawasi aparat di bawahnya, ke depan kita yakin tak ada lagi birokrat yang jadi makelar izin.

Menteri dan wamen mesti kompak menjaga institusinya supaya bersih dari korupsi. Caranya, langsung pecat pejabat yang menerima suap. Setelah dipecat bawa kasusnya ke aparat penegak hukum. Biar mereka jera.

Negeri ini butuh orang-orang jujur, punya integritas dan kredibel untuk menduduki posisiposisi kunci di pemerintahan. Mudah-mudahan mereka yang jadi anggota kabinet adalah orang-orang terbaik, yang tulus melayani rakyat. Plus anti suap dan gratifikasi. ***