Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Desakan Mundur Dari Pencapresan Makin Deras
Terus Galang Dukungan, Biden Maju Tak Gentar
Selasa, 9 Juli 2024 06:20 WIB
Sebelumnya
Banyak yang melihat Harris sebagai penerus yang jelas jika Biden mundur. Sementara, sejumlah Republikan menghindari pencalonan Harris karena mereka percaya, jalan Trump kembali ke Gedung Putih kemungkinan akan lebih mudah melawan Biden.
Banyak peserta festival yang berbicara kepada CNN mengaku, mereka pikir Harris siap mengambil alih jika Biden mundur. Namun pada akhirnya, para pemilih mengatakan mereka akan memberikan suara untuk siapa pun calon Demokrat pada 5 November nanti.
“Pertahankan tiket Pilpres ini. Penampilan buruk bisa terjadi kepada siapa saja,” ujar salah satu pengunjung festival musik di New Orleans, Jeri Peris.
Baca juga : Gazalba Saleh Berkali-kali Mohon Agar Tidak Ditahan
Laura Morgan Roberts, pengunjung festival dari Washington, DC, mengatakan bahwa dia akan memilih Biden pada November nanti.
Michelle Buxton dari Chattanooga, Tennessee, juga mengaku akan memberi kesempatan kepada Biden.
“Kami di sini bekerja bersama dan tidak seharusnya politisi Demokrat menjatuhkan Biden,” ujar Buxton.
Baca juga : Akhirnya Dinikahi Ibrahim Risyad
Dalam jajak pendapat Wall Street Journal yang dirilis pada Jumat (5/7/2024), 86 persen Demokrat akan mendukung Biden. Hasil itu turun dari 93 persen pada Februari lalu. Kandidat lain juga mungkin menawarkan lembaran baru di bidang lain.
Sebelum gelombang kepanikan Demokrat ini, Biden dikritik para pemilihnya atas beberapa kebijakan politisi gaek itu. Di antaranya, penanganan atas melemahnya ekonomi AS, krisis migran di perbatasan selatan negara tersebut, hingga kebijakan Biden dalam konflik Gaza. DAY
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Selasa, 09 Juli 2024 dengan judul "Desakan Mundur Dari Pencapresan Makin Deras, Terus Galang Dukungan, Biden Maju Tak Gentar"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya