Dark/Light Mode

AS Dan Rusia Lakukan Pertukaran Tahanan

Biden Dan Putin Sambut Langsung Warganya

Sabtu, 3 Agustus 2024 06:20 WIB
Presiden Amerika Serikat Joe Biden berbicara kepada Jurnalis di Pangkalan Militer Andrews, dekat Morningside, Maryland, di pinggiran Washington DC, dalam rangka menyambut kedatangan warga AS program pertukaran tahanan dengan Rusia, Kamis (1/8/20/24) waktu setempat. Foto: KEN NISHIMURA FOR WSJ
Presiden Amerika Serikat Joe Biden berbicara kepada Jurnalis di Pangkalan Militer Andrews, dekat Morningside, Maryland, di pinggiran Washington DC, dalam rangka menyambut kedatangan warga AS program pertukaran tahanan dengan Rusia, Kamis (1/8/20/24) waktu setempat. Foto: KEN NISHIMURA FOR WSJ

 Sebelumnya 
Informasi perihal pertukaran tahanan sudah mengemuka be­berapa hari terakhir. Akan tetapi, kabar ini baru terkonfirmasi setelah para tahanan bertukar pesawat di Alaska.

Menurut keterangan Gedung Putih, negosiasi pertukaran tahanan melibatkan Rusia, Jerman dan tiga negara lainnya. Para negara-negara yang terlibat nego­siasi menutup rapat setiap infor­masi perihal pertukaran tahanan.

Pertukaran tahanan besar an­tara negara-negara barat seperti AS dan Rusia terakhir terjadi pada 2010. Kala itu, kedua pihak menukar total 14 tahanan.

Baca juga : KPK Cari Saksi Pegawai Bengke

Pada 2022 pertukaran tahanan terjadi antara AS-Rusia, ketika Rusia memulangkan atlet basket Brittney Griner ke AS. Negeri Paman Sam kemudian mengem­balikan penjual senjata Victor Bout yang divonis 25 tahun penjara di AS, ke Rusia.

Pemerintahan Biden kini telah membawa pulang lebih dari 70 warga AS yang ditahan di negara lain. Pertukaran tersebut, meski­pun dirayakan dengan meriah, telah memicu kritik bahwa hal itu mendorong penyanderaan di masa mendatang.

Negosiator pertukaran tahanan dari pihak AS, Roger Carstens. berusaha membela kesepakatan tersebut dengan mengatakan bahwa jumlah warga AS yang ditahan telah menurun meskipun pertukaran meningkat.

Baca juga : Pede Bakal Lebih Cantik Usai Oplas

Sementara itu, Direktur Ekse­kutif Wartawan Tanpa Tapal Batas (Reporters Without Bor­ders/RSF) Clayton Weimers me­nyambut kabar pembebasan tahanan Rusia dan Barat. Pasalnya, ada rekan jurnalis dalam daftar tahanan yang bebas tersebut.

“Kami sangat bahagia di RSF. Kami telah mengupayakan hal ini selama berbulan-bulan, ber­sama mitra-mitra kami di media masing-masing dan pemerintah AS,” ujar Weimers.

Meski demikian, Weimers mengatakan bahwa masih banyak jurnalis yang belum dibebaskan dari penjara-penjara Rusia.

Baca juga : Keppres Kepindahan IKN Belum Diteken Jokowi

“Kami menyerukan pemerin­tah Rusia untuk membebaskan seluruh 40 lebih jurnalis tersisa yang masih ditahan di Rusia,” pinta Weimers. DAY

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Sabtu, 3 Agustus 2024 dengan judul "AS Dan Rusia Lakukan Pertukaran Tahanan, Biden Dan Putin Sambut Langsung Warganya"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.