Dark/Light Mode

Cara Capres Kumpulkan Dukungan

Harris-Walz Tur Naik Bus, Trump-Vance Jualan NFT

Jumat, 30 Agustus 2024 06:35 WIB
Inilah bus yang membawa Harris-Walz dalam tur kampanyenya. (Foto: Erin Schaff/The New York Times)
Inilah bus yang membawa Harris-Walz dalam tur kampanyenya. (Foto: Erin Schaff/The New York Times)

 Sebelumnya 
Koleksi NFT Trump kali ini dinamai “America First” dan dijual seharga 99 dolar AS (Rp 1,5 juta) per item. Dikutip The Guardian, koleksi ini terdiri dari 50 gambar baru Trump dalam berbagai pose. Termasuk Trump yang sedang menari dan memegang Bitcoin.

Menariknya, pembeli 15 kartu atau lebih akan mendapatkan kartu fisik berisi potongan jas yang dipakai Trump saat debat presiden melawan Biden, Juni lalu. Debat itu yang menyebab­kan Biden mundur dari pencalo­nan presiden 21 Juli lalu.

Trump mengumumkan pelun­curan ini melalui video di plat­form Truth Social miliknya.

Selain kartu fisik berisi potongan jas, Trump juga memiliki beberapa penawaran eksklusif lainnya. Al Jazeera, Kamis (29/8/2024), melaporkan, be­berapa kartu fisik akan ditan­datangani Trump secara acak.

Baca juga : Duo Ganda Garuda Menyala

“Ini adalah sesuatu yang bisa Anda berikan kepada keluarga, anak-anak dan cucu-cucu,” terang Trump dalam postingan video di akun Truth Social miliknya.

Bagi pendukung yang membeli 75 kartu digital dengan total harga 7.425 dolar AS (Rp 114 juta), Trump menjanjikan undangan makan malam bersamanya di Trump National Golf Club, Florida. Ini koleksi kartu digital ke­empat yang diluncurkan Trump.

Koleksi-koleksi sebelumnya terbukti sangat sukses di pasa­ran. Misalnya, koleksi pertama yang diluncurkan pada 2022 ter­jual habis dalam waktu kurang dari sehari. Penjualan tersebut menghasilkan 4,5 juta dolar AS (Rp 69 miliar).

Bill Zanker, yang bekerja sama dengan Trump dalam proyek ini, mengatakan bahwa koleksi NFT Trump pertama terjual habis mes­ki diluncurkan beberapa pekan setelah keruntuhan bursa kripto FTX. Hal ini menunjukkan antu­siasme tinggi pendukung Trump terhadap koleksi digitalnya.

Baca juga : Bocah Pecahkan Guci Berusia 3.500 Tahun

Sebelumnya, Trump juga per­nah menjual potongan jas yang dipakainya saat ditangkap dan difoto di penjara Atlanta. Untuk mendapatkan potongan jas terse­but, pendukung harus membeli 47 kartu digital seharga 4.653 dolar AS (Rp 72 juta).

Peluncuran koleksi kartu digi­tal terbaru ini terjadi di tengah perjuangan Trump mengimbangi penggalangan dana rivalnya.

Beberapa kritikus di me­dia sosial menuding, tindakan Trump ini sebagai eksploitasi berkelanjutan terhadap pendu­kungnya. Namun, langkah ini juga mencerminkan strategi politik Trump yang semakin merangkul dunia kripto.

Menurut Bloomberg, Trump mulai memanfaatkan kripto sebagai bagian dari kampanyenya setelah makan malam dengan para pembeli NFT, Mei lalu. Sejak saat itu, Partai Republik telah memasukkan kripto ke dalam platform partai.

Baca juga : Lega, Ammar Divonis Tiga Tahun Penjara

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat, 30 Agustus 2024 dengan judul Cara Capres Kumpulkan Dukungan, Harris-Walz Tur Naik Bus, Trump-Vance Jualan NFT

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.