Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Cara Capres Kumpulkan Dukungan
Harris-Walz Tur Naik Bus, Trump-Vance Jualan NFT
Jumat, 30 Agustus 2024 06:35 WIB
Sebelumnya
Koleksi NFT Trump kali ini dinamai “America First” dan dijual seharga 99 dolar AS (Rp 1,5 juta) per item. Dikutip The Guardian, koleksi ini terdiri dari 50 gambar baru Trump dalam berbagai pose. Termasuk Trump yang sedang menari dan memegang Bitcoin.
Menariknya, pembeli 15 kartu atau lebih akan mendapatkan kartu fisik berisi potongan jas yang dipakai Trump saat debat presiden melawan Biden, Juni lalu. Debat itu yang menyebabkan Biden mundur dari pencalonan presiden 21 Juli lalu.
Trump mengumumkan peluncuran ini melalui video di platform Truth Social miliknya.
Selain kartu fisik berisi potongan jas, Trump juga memiliki beberapa penawaran eksklusif lainnya. Al Jazeera, Kamis (29/8/2024), melaporkan, beberapa kartu fisik akan ditandatangani Trump secara acak.
Baca juga : Duo Ganda Garuda Menyala
“Ini adalah sesuatu yang bisa Anda berikan kepada keluarga, anak-anak dan cucu-cucu,” terang Trump dalam postingan video di akun Truth Social miliknya.
Bagi pendukung yang membeli 75 kartu digital dengan total harga 7.425 dolar AS (Rp 114 juta), Trump menjanjikan undangan makan malam bersamanya di Trump National Golf Club, Florida. Ini koleksi kartu digital keempat yang diluncurkan Trump.
Koleksi-koleksi sebelumnya terbukti sangat sukses di pasaran. Misalnya, koleksi pertama yang diluncurkan pada 2022 terjual habis dalam waktu kurang dari sehari. Penjualan tersebut menghasilkan 4,5 juta dolar AS (Rp 69 miliar).
Bill Zanker, yang bekerja sama dengan Trump dalam proyek ini, mengatakan bahwa koleksi NFT Trump pertama terjual habis meski diluncurkan beberapa pekan setelah keruntuhan bursa kripto FTX. Hal ini menunjukkan antusiasme tinggi pendukung Trump terhadap koleksi digitalnya.
Baca juga : Bocah Pecahkan Guci Berusia 3.500 Tahun
Sebelumnya, Trump juga pernah menjual potongan jas yang dipakainya saat ditangkap dan difoto di penjara Atlanta. Untuk mendapatkan potongan jas tersebut, pendukung harus membeli 47 kartu digital seharga 4.653 dolar AS (Rp 72 juta).
Peluncuran koleksi kartu digital terbaru ini terjadi di tengah perjuangan Trump mengimbangi penggalangan dana rivalnya.
Beberapa kritikus di media sosial menuding, tindakan Trump ini sebagai eksploitasi berkelanjutan terhadap pendukungnya. Namun, langkah ini juga mencerminkan strategi politik Trump yang semakin merangkul dunia kripto.
Menurut Bloomberg, Trump mulai memanfaatkan kripto sebagai bagian dari kampanyenya setelah makan malam dengan para pembeli NFT, Mei lalu. Sejak saat itu, Partai Republik telah memasukkan kripto ke dalam platform partai.
Baca juga : Lega, Ammar Divonis Tiga Tahun Penjara
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat, 30 Agustus 2024 dengan judul Cara Capres Kumpulkan Dukungan, Harris-Walz Tur Naik Bus, Trump-Vance Jualan NFT
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya