Dark/Light Mode

Hari Ini Terbang Dari Italia ke Indonesia

Paus: Mohon Doakan Perjalanan Ini Membuahkan Hasil

Senin, 2 September 2024 08:28 WIB
Paus Fransiskus (Foto: Antara)
Paus Fransiskus (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Hari ini, Senin (2/9/2024), Paus Fransiskus akan memulai kunjungan apostoliknya ke Asia dan Pasifik. Negara pertama yang dituju adalah Indonesia. Paus dijadwalkan berangkat dari Bandara Internasional Fiumicino, Roma, Italia, dengan menumpang pesawat ITA Airways, pukul 5 sore waktu setempat. Paus dijadwalkan tiba di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (3/9/2024), pukul 11.30 WIB.

Sehari sebelum keberangkatan, Minggu (1/9/2024), Paus masih menyempatkan diri menyapa umat. Paus memimpin Doa Angelus atau Doa Malaikat Tuhan yang dilaksanakan di Lapangan Santo Petrus, Vatikan. Lapangan Santo Petrus merupakan alun-alun kuno yang terletak di depan Basilika Santo Petrus.

Doa Angelus dimulai pukul 12 siang. Namun, sejak pagi hari, para peziarah dan turis sudah berdatangan ke Basilika Santo Petrus. Sebagian dari mereka memang meniatkan datang lebih awal untuk mengikuti misa.

Sebelum pukul 12 siang, ada empat misa yang digelar di Basilika Santo Petrus. Misa pertama dimulai pukul 7 pagi, dan misa keempat digelar pukul 10.30 siang. Setelah misa keempat selesai, ribuan umat Katholik kemudian memadati Lapangan Santo Petrus. Beberapa di antaranya membawa dan mengibarkan bendera. Tampak bendera Meksiko, Argentina, dan Indonesia berkibar di tengah kerumunan. 

Baca juga : Kemenkes: Hanya Untuk Remaja Yang Sudah Nikah

Meski cuaca panas menyengat, semangat mereka tidak surut. Mereka tetap mendekati layar besar dengan penuh antusias.

Tepat pukul 12 siang, jendela di Istana Apostolik yang menghadap alun-alun terbuka lebar. Tepuk tangan langsung bergemuruh. Tak lama, Paus Fransiskus muncul. Paus, yang mengenakan jubah putih, berdiri di balik jendela, tersenyum lalu menyapa umat dengan melambaikan tangan. Tepuk tangan kembali terdengar. Kali ini lebih meriah.

Dalam Doa Angelus ini, Paus tampil selama hampir 15 menit. Dalam doa penutupnya, Paus menyoroti berbagai perkembangan terkini. Salah satunya, pemimpin tertinggi Katholik tersebut kembali menyampaikan keprihatinan mengenai konflik antara Palestina dan Israel, yang menurutnya berisiko meluas ke kota-kota Palestina lainnya.

"Saya mengimbau agar negosiasi tidak dihentikan, agar segera ada gencatan senjata, para sandera dibebaskan, dan bantuan diberikan kepada penduduk di Gaza. Karena banyak penyakit sedang menyebar, termasuk wabah kolera," tuturnya.

Baca juga : Pencalonan Karna Tetap Sah, Cabup KIM Jadi Tersangka KPK

Paus juga berdoa agar segera ada perdamaian di Yerusalem. "Kota Suci ini hendaknya menjadi tempat pertemuan, dengan orang-orang Kristen, Yahudi, dan Muslim merasa dihormati dan diterima, dan tidak ada yang meragukan status quo di tempat-tempat suci masing-masing," ucapnya.

Paus juga kembali menyampaikan pentingnya menjaga lingkungan. Kata dia, ancaman pada bumi makin mengkhawatirkan. Karena itu, butuh tindakan tegas dan segera. 

Paus lalu menyampaikan rencana memulai perjalanan apostolik ke beberapa negara di Asia yang akan dimulai pada Senin (2/9/2024).  "Mohon doakan agar perjalanan ini membuahkan hasil," ucapnya, disambut tepuk tangan.

Paus kemudian menyapa umat dan para peziarah yang hadir. "Saya mengharapkan Hari Minggu yang baik untuk Anda semua. Tolong jangan lupa berdoa untuk saya. Selamat makan siang, dan sampai jumpa," tutupnya.

Baca juga : Telan Banyak Korban, Ranjau Paku Teror Para Pengendara

Umat yang berkumpul di alun-alun kembali bertepuk tangan. Sebagian pengunjung ada memberikan tanda cium jauh. Setelah itu, lonceng Basilika Santo Petrus berdentum berkali-kali.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.