Dark/Light Mode

Timor Leste Bersiap Menyambut Paus Fransiskus, Pertama Sejak Merdeka

Senin, 9 September 2024 10:15 WIB
Paus Fransiskus dalam kunjungan di Vanimo, Papua Nugini, 8 September 2024. (Foto: Instagram)
Paus Fransiskus dalam kunjungan di Vanimo, Papua Nugini, 8 September 2024. (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Timor Leste bersiap menyambut kunjungan tiga hari Pemimpin Gereja Katolik Sedunia, Paus Fransiskus, Senin (9/9/2024).

Di Dili, kota tepi laut yang berada di antara pegunungan dan perairan pirus Selat Ombai, bendera Vatikan tampak berkibar tinggi, jalan-jalan dibersihkan. Pihak berwenang bahkan disebut telah merelokasi gelandangan.

Timor Leste, negara termuda di Asia Tenggara memiliki sejarah yang terhitung rumit. Negara ini pernah berada di bawah pemerintahan Portugis selama berabad-abad, lalu menjadi bagian dari Indonesia, hingga akhirnya lepas dengan dukungan referendum PBB.

Baca juga : Hari Ini Paus Fransiskus Tinggalkan Papua Nugini Menuju Timor Leste

Paus Fransiskus akan menjadi paus pertama yang mengunjungi negara mayoritas Katolik Timor Leste, sejak kemerdekaannya pada tahun 2002.

Misa kolosal Paus Fransiskus di Timor Leste, diperkirakan akan dihadiri 700 ribu orang.

Namun, bila mengacu pada datangnya ajaran Katolik melalui misionaris pada abad ke-16, Paus Fransiskus adalah paus kedua yang mengunjungi Timor Timur setelah Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1989.

Baca juga : Prudential Indonesia Berikan Penawaran Khusus, Pada Hari Pelanggan Nasional

Perjalanan Paus Fransiskus membangkitkan kegembiraan yang luar biasa di negara paling Katolik di luar Vatikan. 98 persen dari total 1,3 juta penduduknya adalah umat Katolik.

"Saya sangat senang dengan kunjungan paus ke negara kami," kata Evan Pereira (22), yang membantu melukis mural untuk menyambut kedatangan Paus, seperti dilansir AFP, Senin (9/9/2024).

Timor Leste adalah negara ketiga yang dikunjungi Paus, dalam rangkaian tur Asia-Pasifik selama 12 hari.

Baca juga : Menag Ungkap Tiga Pesan Paus Fransiskus untuk Bangsa Indonesia

Ini adalah tur terpanjang dalam sejarah kepausan Paus Fransiskus, yang sebelumnya telah mengunjungi Indonesia dan Papua Nugini dalam lawatan tersebut. Kunjungan apostolik ini akan berakhir di Singapura.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.