Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Otoritas China sedang menyelidiki kematian seorang pria lanjut usia di Kota Yongkang, Provinsi Zhejiang, China. Pasalnya, sang putri yang bernama Shu, mencurigai kematian ayahnya 13 hari setelah menjalani prosedur ekstraksi atau cabut 23 gigi dan pemasangan 12 implan dalam waktu sehari di sebuah klinik gigi.
Shu melaporkan kasus ini ke Biro Kesehatan Kota. Dia mengklaim bahwa prosedur tersebut menyebabkan ayahnya terkena serangan jantung dan meninggal dunia.
Baca juga : 3 Hari Lagi, Si Gigi Kelinci Mau Gantung Sepatu
Menurut catatan Rumah Sakit Gigi Dewei, tindakan itu dilakukan dokter ahli. Sang dokter diklaim sebagai spesialis perawatan saluran akar, pencabutan gigi bungsu yang impaksi dan gigi palsu lengkap.
Pihak klinik menyatakan, jumlah gigi yang dapat dicabut sudah ditentukan dokter berdasarkan kondisi fisik pasien. Kendati begitu, penyelidikan masih berlangsung. LDU
Baca juga : Pemindahan Pelabuhan Impor Bisa Lindungi Industri Dalam Negeri
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Selasa, 10 September 2024 dengan judul "Tewas Pasca 23 Gigi Dicabut Dalam Sehari"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya