Dark/Light Mode

Dubes Ethiopia Untuk RI Fekadu Beyene Aleka Senang Buku Seputar Afrika Diluncurkan Di Jakarta

Jumat, 27 September 2024 07:18 WIB
Dubes Ethiopia untuk Indonesia Fekadu Beyene Aleka. (Foto: Istimewa)
Dubes Ethiopia untuk Indonesia Fekadu Beyene Aleka. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Afrika sudah mengalami kemajuan yang sangat pesat dalam beberapa dekade terakhir. Terutama di bidang ekonomi dan pembangunan. Sayang, kabar baik ini jarang disorot media massa. Alhasil, Benua Hitam ini masih dianggap tertinggal dibanding benua Eropa, Amerika, Asia dan Australia.

Dengan adanya buku berjudul Afrika Dalam Pandangan Pemuda Indonesia di International Book Fair yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (25/9/2024), menjadi jendela informasi mengenai kondisi di negara itu saat ini.

Duta Besar (Dubes) Ethiopia untuk Indonesia Fekadu Beyene Aleka mengaku senang ada buku seputar Afrika yang ditulis dari sudut pandang anak muda.

“Buku ini sangat membantu menyebarkan informasi seputar Afrika kepada pembaca di Indonesia,” ujarnya saat menghadiri peluncuran buku yang diterbitkan Paramedia Komunikata ini.

Baca juga : Dubes Jepang Untuk Indonesia Masaki Yasushi Undang TNI Alumni NDA Makan Sushi & Ramen

Dubes Aleka menekankan pentingnya meningkatkan hubungan negara-negara Afrika dengan Indonesia. Pasalnya, potensi Afrika sangat besar.

Dubes Aleka mengatakan, Ethiopia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbanyak kedua di Afrika dan salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di kawasan.

“Ethiopia itu gerbang ke Afrika. Mari maksimalkan kesempatan ini untuk meningkatkan hubungan bilateral,” ajak Dubes Aleka.

Terpisah, Dubes Indonesia untuk Ethiopia Al Busyra Basnur juga mengakui, pengetahuan masyarakat Indonesia terhadap Afrika masa kini masih sangat terbatas. Padahal, banyak potensi yang belum dimanfaatkan secara maksimal oleh berbagai stakeholders di Tanah Air.

Baca juga : Dubes Ukraina Untuk Indonesia Vasyl Hamianin Senang Bisa Menggelar Movie Days

“KBRI Addis Ababa mendukung penerbitan buku tersebut dengan tujuan tidak hanya sebagai sumber pengetahuan. Namun juga untuk menginspirasi dan memotivasi masyarakat,” kata Dubes Al yang ikut jadi editor buku ini.

Direktur Afrika Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Dewi Justicia Meidiwaty menambahkan, kehadiran buku tersebut menjadi momentum yang sangat baik, karena Indonesia baru saja menyelenggarakan Indonesia-Africa Forum II pada 1-3 September 2024 di Bali.

“Ini upaya untuk terus meningkatkan hubungan dengan Afrika. Penerbitan buku ini juga cerminan meningkatkan hubungan people to people dan dengan stakeholder,” ujar Dewi.

Senada, dosen program studi Hubungan Internasional Universitas Pertamina Iqbal Ramadhan mengatakan, Afrika dianugerahi sumber daya alam yang luar biasa, tapi potensi tersebut belum tergarap maksimal. Baru ada sekitar 7.000 penelitian terkait Afrika.

Baca juga : Relawan Mas Gibran Berbagi Sembako Dan Layanan Cukur Gratis Di Jakarta

“Artinya, masih banyak yang bisa ditingkatkan dari potensi Afrika, sebagai bekal hubungan bilateral yang lebih maju,” ujar Iqbal.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.