Dark/Light Mode

Dubes Jerman Untuk Indonesia Ina Lepel: Sosis & Spaetzle Meriahkan Hari Persatuan Jerman

Jumat, 4 Oktober 2024 07:17 WIB
Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ina Lepel (kiri), Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Wamen LHK) Alue Dohong (tengah) dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memotong kue dalam perayaan Day of German Unity 2024, di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Rabu (2/10/2024). (Foto: Larasati Dyah Utami/Rakyat Merdeka /RM.id)
Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ina Lepel (kiri), Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Wamen LHK) Alue Dohong (tengah) dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memotong kue dalam perayaan Day of German Unity 2024, di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Rabu (2/10/2024). (Foto: Larasati Dyah Utami/Rakyat Merdeka /RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Hari Persatuan Jerman ke-34 diperingati dengan meriah di Jakarta, Rabu (2/10/2024). Di hadapan para tamu, Duta Besar (Dubes) Jerman untuk Indonesia Ina Lepel menyampaikan apresiasi atas persahabatan kedua negara yang telah terjalin sejak 1952. Dubes perempuan itu yakin, hubungan ini akan terus terjalin dengan baik dan semakin kuat.

Menurutnya, kemitraan kedua negara penting untuk menghadapi tantangan global, seperti menangani krisis iklim dan kebutuhan untuk mendekarbonasi ekonomi.

“Mengatasi krisis dan tantangan tersebut memerlukan tindakan multilateral, kemitraan dan persahabatan. Sangat menggembirakan, Jerman dan Indonesia terus memperkuat hubungan dan kemitraan ekonomi komprehensif lainnya,” kata Dubes Lepel dalam sambutannya.

Bertempat di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta Pusat, digelar pameran yang diikuti sejumlah lembaga dan organisasi Jerman di Indonesia seperti Friedrich Naumann Stiftung (FNF) dan Friedrich Ebert Stiftung, serta berbagai penyedia jasa pendidikan dan beasiswa.

Acara itu dihadiri ratusan tamu dari kalangan diplomat, akademisi hingga sahabat Jerman. Pemerintah Indonesia diwakili Deputi Menteri Lingkungan Hidup dan Kuhutanan Alue Dohong.

Baca juga : Dubes Guatemala Untuk RI Maynor Jacobo Cuyun Salguero Ingin Kerja Sama Sister City Dengan Surabaya

Dalam sambutannya, Alue Dohong mengatakan, walau hubungan diplomatik kedua negara dimulai pada 1952, sejatinya masyarakat kedua negara telah saling mengenal sejak abad ke-19 silam.

Dia menyebutkan, perusahaan komunikasi dari Jerman, Siemens, didirikan pada 1854 di kepulauan Nusantara yang kemudian menjadi Indonesia.

“Kerja sama ekonomi merupakan prioritas hubungan kedua negara,” ujarnya.

Alue Dohong juga menyinggung dokumen German-Indonesian Joint Declaration for a Comprehensive Partnership: Shaping Globalization and Sharing Responsibility yang diteken Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Kanselir Angela Merkel dalam pertemuan di Jakarta pada 10 Juli 2012.

Di dalam dokumen itu disebutkan, kedua negara menyepakati penguatan kerja sama ekonomi perdagangan maupun investasi, pendidikan, riset dan teknologi, kesehatan, industri pertahanan, industri makanan dan transportasi.

Baca juga : Duta Besar Indonesia Untuk Jepang Heri Akhmadi Rayakan Peluncuran HITO

Dalam kunjungan Presiden Jokowi ke Berlin pada 17 dan 18 April 2016 diteken dokumen untuk memperkuat komitmen kemitraan strategis atau stepping up strategic parthership yang fokus di tiga bidang, yakni pendidikan vokasi, energi terbarukan dan kerja sama maritim.

“Jerman merupakan salah satu rekan dagang utama Indonesia. Di tahun berjalan ini, volume perdagangan kedua negara tercatat 7,1 miliar dolar AS,” ujarnya sambil menambahkan, investasi Jerman di Indonesia juga cukup signifikan.

“Kerja sama kami tidak sebatas kolaborasi pertumbuhan ekonomi, tapi juga tentang kesejahteraan, perdamaian, dan keamanan di kawasan,” katanya.

Menurutnya, Indonesia telah menaruh perhatian utama pada pendekatan inovatif Jerman untuk membentuk dan mendorong aturan yang berbasis di kawasan Indo-Pasifik.

Setelah sambutan Dubes Lepel dan Alue Dohong, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan kue. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang juga hadir dalam resepsi ikut memotong kue bersama Dubes Lepel dan Alue Dohong.

Baca juga : Dubes Jepang Untuk Indonesia Masaki Yasushi Jajaki Kerja Sama Penelitian Dengan UNAIR

Selanjutnya, para tamu menikmati suguhan berbagai makanan khas Jerman. Ada roti hingga sosis khas Jerman, kentang goreng, Brakartofflen, makaroni, Spaetzle dan Beef Goulash. Para tamu menikmati makanan sambil beramah-tamah.

Pada perayaan itu nampak Dubes Arab Saudi Faisal bin Abdullah Al-Amodi hingga Dubes Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey.

Sebelumnya, acara dibuka dengan paduan suara South Jakarta Community Choir yang dipandu Konduktor Fero Aldiansyah Stefanus. Rombongan paduan suara tersebut menyanyikan lagu kebangsaan Indonrsia Raya dan lagu kebangsaan Jerman Deutschalandlied (Nyanyian Bangsa Jerman).

Sebagai informasi, Hari Persatuan Jerman adalah hari ketika Republik Demokratik Jerman atau Jerman Timur bergabung dengan Republik Federasi Jerman atau Jerman Barat pada 3 Oktober 1990. Sejak itu, Hari Persatuan Jerman dirayakan sebagai hari nasional menggantikan hari nasional sebelumnya yang merujuk pada hari persatuan Jerman Barat pada 17 Juni 1954.

Proses penyatuan Jerman Barat dan Jerman Timur dimulai setelah Tembok Berlin yang memisahkan keduanya sejak 1961, diruntuhkan pada 9 November 1989.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.