Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
China: Negara Besar Berperan Objektif Di Konflik Gaza Dong
Rabu, 9 Oktober 2024 18:48 WIB
Sebelumnya
Komunitas internasional, terutama negara-negara besar yang berpengaruh, tegasnya lago, perlu memainkan peran konstruktif dan menghindari kekacauan lebih lanjut.
Badan Pertahanan Sipil Palestina menyebut, militer Israel mengancam penggusuran terhadap lebih dari 200.000 penduduk di wilayah dan lingkungan Gaza Utara dan melakukan pembantaian untuk memaksa warga sipil melarikan diri.
Baca juga : Muhammadiyah Brebes Netral, Tak Berpihak Ke Paslon Di Pilkada
Tentara Israel pada Minggu (6/10/2024) juga mengumumkan dimulainya operasi militer di Jabalia, yang diklaim untuk mencegah Hamas mendapatkan kembali kekuatan di wilayah tersebut, menyusul serangan sengit selama berjam-jam di wilayah timur dan barat Gaza utara, dalam pertempuran paling sengit sejak Mei.
Kemudian pada Selasa (8/10/2024), tentara Israel memperingatkan warga Palestina untuk mengungsi dari rumah dan kamp mereka di kota Jabalia dan menuju ke selatan melalui “koridor yang aman.”
Baca juga : BUMN Berperan Penting Saat & Pasca Covid
Namun Kementerian Dalam Negeri Gaza memperingatkan warga untuk tidak mematuhinya, karena hal tersebut merupakan penipuan dan kebohongan.
Dari Gaza, militer Israel juga meluaskan serangan ke wilayah Lebanon sejak 23 September 2024 dengan menargetkan kelompok Hizbullah. Serangan Israel itu telah menewaskan 1.251 orang, melukai 3.618 orang lainnya, dan juga menyebabkan lebih dari 1,2 juta orang mengungsi.
Baca juga : BUMN Berperan Penting Saat Dan Pasca Covid
Meski ada peringatan internasional bahwa kawasan Timur Tengah berada di ambang perang regional akibat serangan tanpa henti Israel ke Gaza dan Lebanon, Israel memperluas konflik dengan meluncurkan invasi darat ke Lebanon selatan pada 1 Oktober 2024. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya