Dark/Light Mode

Dokter Gadungan Nekat Suntik Pasien

Senin, 21 Oktober 2024 06:35 WIB
Ilustrasi. Foto: ODDITY CENTRAL
Ilustrasi. Foto: ODDITY CENTRAL

RM.id  Rakyat Merdeka - Perempuan dari Ealing, London barat, Inggris, Kreuena Zdrafkova (20), berpura-pura menjadi dokter. Punya impian menjadi dokter, tanpa punya pendidikan kedokteran, wanita muda itu nekat dan mengobati seorang pasien dengan memberikan zat yang tidak diketahui.

Zdrafkova, warga negara Bulgaria yang tinggal di Uxbridge Road, masuk ke Rumah Sakit Ealing pada 19 April 2024 dengan mengenakan pakaian medis. Dia berusia 19 tahun pada saat itu.

Menurut The Sun, dia merawat seorang pasien yang merupakan tahanan kepolisian setempat. Pasien diantar ke rumah sakit didampingi dua polisi.

Baca juga : Ribuan Kader PPP Meriahkan Pesta Rakyat Pelantikan Prabowo-Gibran

Tanpa takut dan grogi, kamera CCTV rumah sakit menunjukkan, dia memperkenalkan dirinya sebagai ‘Dr Christina’ kepada dua petugas yang menjaga tahanan sambil mengenakan sarung tangan medis berwarna biru.

Dia menyuntikkan zat yang tidak diketahui ke dalam mulut tahanan yang tidak sadarkan diri dengan menggunakan jarum suntik. Meskipun beberapa orang menggambarkan tindakannya sebagai tindakan yang penuh kasih, dia hanya melakukan impiannya menjadi dokter.

Kedua polisi segera menyadari, bahwa tidak ada dokter yang bernama Christina di rumah sakit tersebut. Mereka mencari Zdrafkova, tapi gagal. Untungnya, pasien dalam kondisi baik-baik saja.

Baca juga : Calon Menteri dan Wamen Wajib Ikut Pemantapan di Akmil Magelang

Tiga hari kemudian, Zdrafkova kembali dengan membawa stetoskop dan polisi menangkapnya.

Selama persidangan, Zdrafkova mengakui bahwa bercita-cita menjadi dokter. Fakta yang meringankannya dari hukuman, pengadilan mengetahui bahwa dia telah menikah pada usia 14 tahun dan memiliki anak perempuan kembar berusia enam tahun, yang menghalanginya untuk mengejar karier medis.

Sebagai bagian dari hukumannya, dia tidak dapat memasuki fasilitas kesehatan mana pun kecuali untuk perawatan darurat.

Baca juga : KPPU Gercep Pantau Isu Gandum Pangan Rembes Untuk Pakan Ternak

Zdrafkova mengaku bersalah dan akan menjalani hukuman komunitas selama 12 bulan, dan 15 hari rehabilitasi. Dia telah menghabiskan tujuh pekan dalam tahanan sebelum dijatuhi hukuman. LDU

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 20, edisi Senin, 21 Oktober 2024 dengan judul "Dokter Gadungan Nekat Suntik Pasien"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.