Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Di Atas Materai, Arsjad dan Anin Sepakat Gelar Munas Setelah Pelantikan Presiden
Senin, 30 September 2024 20:52 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Teka-teki hasil pertemuan antara Arsjad Rasjid dan Anindya Bakrie di hadapan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Jumat (27/9/2024), akhirnya terungkap. Arsjad, yang dipilih secara mufakat sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia periode 2021-2026, menyampaikan isi pertemuan secara detail, runtut, dan gamblang.
Arsjad menjelaskan, pertemuan itu tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan sudah direncanakan sejak beberapa hari sebelumnya dan merupakan inisiatif Bahlil. Ia dan Anin diundang datang ke rumah Bahlil untuk mencari solusi terhadap dualisme kepemimpinan di Kadin.
Kadin Indonesia terbelah sejak Anin dan beberapa pengurus Kadin Provinsi menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) secara mendadak. Arsjad kemudian merespons itu dengan mengingatkan tentang prosedur Munaslub sebagaimana diatur dalam AD/ART. Berbagai upaya mencapai titik temu terus diupayakan, termasuk pertemuan di rumah Bahlil.
Baca juga : Diungkap Hashim, Amran Kesayangan Presiden Terpilih
Arsjad merasa perlu menjelaskan isi pertemuan tersebut secara detail ke publik, karena terjadi mispersepsi yang membingungkan anggota Kadin dan para pemangku kepentingan (stakeholders) Kadin lainnya.
“Setelah pertemuan itu, saya mendapatkan banyak pertanyaan dari internal Kadin, media, warganet, dan publik lainnya tentang solusi atas dinamika Kadin. Maka itu, izinkan saya menyampaikan dan meluruskan informasi mengenai hasil pertemuan tersebut,” kata Arsjad, dalam video yang diunggah di kanal informasi Kadin Indonesia.
Arsjad berharap, buka-bukaan ini tidak lagi menimbulkan kebingungan para pemangku kepentingan Kadin, terutama tentang hasil pertemuan atau isi kesepakatan yang ia capai bersama Anin di hadapan Bahlil. “Kami duduk bersama dan saling diskusi pada Jumat sore itu. Dari proses diskusi ini, kami membuat sejumlah kesepakatan tertulis dan ditandatangani di atas materai oleh semua pihak,” terang Arsjad.
Baca juga : Makan Bareng Menteri Bahlil, Arsjad dan Anin Ketemu Jalan Keluar
Inti dari kesepakatan tertulis itu, Arsjad dan Anin sepakat akan mengadakan Musyawarah Nasional Kadin setelah pelantikan Presiden. Waktu dan tempat pelaksanaan Munas Kadin akan menyesuaikan arahan dan keputusan Pemerintah.
“Kami juga sepakat kepanitiaan akan dibentuk dengan mengacu ke AD/ART. Munas ini disiapkan secara bersama-sama dengan melibatkan kedua belah pihak,” terang Arsjad.
Dia menegaskan, dengan tercapainya kesepakatan ini, pergantian kepengurusan di Kadin baru hanya akan terjadi setelah penyelenggaraan Munas.
Baca juga : Komunitas Malu Dong Dan SRC Gelar Aksi Bersih Pantai Di Denpasar
Di pernyataan penutupnya, Arsjad kembali menegaskan, ia dan Anin bersahabat sejak lama dan sama-sama memiliki komitmen tinggi dalam memajukan Kadin Indonesia sebagai mitra strategis pemerintah. “Saya bangga, di tengah dinamika ini, kami setuju untuk menghormati hasil kesepakatan ini,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya