Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dubes RI Untuk Filipina Agus Widjojo Rayakan Hubungan Diplomatik, Gelar Forum Kesehatan
Kamis, 24 Oktober 2024 07:02 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Manila terus meningkatkan kerja sama bilateral dengan Filipina. Salah satunya dengan menggelar Indonesia-Philippines Health Forum (IPHF) di KBRI Manila, Senin (21/10/2024).
Acara ini menjadi wadah kolaboratif untuk memfasilitasi diskusi kesehatan. Seperti tren terkini, tantangan dan potensi kemitraan ekonomi serta pendidikan di sektor kesehatan.
“Indonesia-Philippines Health Forum merupakan bukti dari komitmen bersama untuk meningkatkan kerja sama kesehatan dan mengatasi tantangan kesehatan yang dihadapi kedua negara,” ujar Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Filipina Agus Widjojo dalam keterangannya, Selasa (22/10/2024).
Baca juga : Dubes RI Untuk Swedia Kamapradipta Isnomo Gelar Investment Forum Di Stockholm
Dubes Agus berharap forum tersebut dapat membangun fondasi berkolaborasi yang kuat di sektor kesehatan. Penyelenggaraan IPHF, lanjutnya, merupakan bagian dari perayaan 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara pada tahun ini.
Dubes Agus melanjutkan, forum kesehatan ini merupakan tindak lanjut dari mandat Plan of Action 2022-2027 yang disepakati pada kunjungan Presiden Ferdinand Marcos Jr. ke Indonesia pada 2022.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Asia Tenggara Kementerian Luar Negeri Mirza Nurhidayat menekankan forum tersebut sangat penting. Khususnya untuk terus membangun kerja sama dalam menciptakan rantai pasok yang lebih kuat, serta sistem dan layanan kesehatan yang tangguh dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
Baca juga : Dubes Indonesia Untuk Filipina Agus Widjojo Sambut Kedatangan KRI Bima Suci Di Manila
Diperkaya oleh presentasi dari para pakar kesehatan, IPHF juga menghadirkan sesi business matching untuk mendorong kerja sama ekonomi sekaligus membangun kemitraan antara pengusaha alat kesehatan dari kedua negara.
Himpunan Pengembangan Ekosistem Alat Kesehatan Indonesia (HIPELKI) membawa 11 perusahaan Indonesia untuk bergabung dalam business matching dan juga mewakili 30 perusahaan lain di bawah naungan mereka. Sementara itu, 34 perusahaan Filipina bergabung dalam sesi tersebut.
Business matching tersebut juga telah menjajaki kolaborasi masa depan, seperti penelitian bersama dan kemitraan jangka panjang dalam perdagangan alat kesehatan serta pendidikan keperawatan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya