Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dubes Kazakhstan Serzhan Abdykarimov Luncurkan Kazakhstan-Indonesia Society
Sabtu, 26 Oktober 2024 07:18 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kazakhstan siap melanjutkan kerja sama dengan Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurut Duta Besar (Dubes) Kazakhstan untuk Indonesia Serzhan Abdykarimov, negeri berjuluk Tanah Perawan itu siap bergabung dalam peluang-peluang baru.
“Ini untuk membina kerja sama multifase demi kepentingan terbaik negara-negara sahabat kita,” kata Dubes Serzhan pada Round Table Devoted to The Establishment ‘Kazakhstan- Indonesia Friendship Society di Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Jakarta, Kamis (24/10/2024).
Kazakhstan-Indonesia telah menjalin lebih dari 30 tahun hubungan diplomatik, sejak tahun 1993. Kazakhstan adalah negara terbesar di Asia Tengah. Negara ini terletak di perbatasan Eropa dan Asia. Ibu Kota Kazakhstan adalah Nur-Sultan, yang sebelumnya dikenal sebagai Astana. Saat ini, Kazakhstan dipimpin Presiden Kassym-Jomart Tokayev.
Dubes Serzhan menekankan pentingnya membangun fondasi yang kokoh melalui berbagai institusi. Termasuk membentuk Kazakhstan-Indonesia Friendship Society, sebuah komunitas non-politik dan non-komersial untuk memperkuat kerja sama budaya, kemanusiaan, bisnis dan pendidikan antara kedua negara.
Pada kesempatan itu, Dubes Serzhan mencatat kesamaan antara kedua negara. Seperti status sebagai pemimpin ekonomi di wilayah masing-masing dan keberagaman budaya serta agama.
Dia juga menekankan perlunya kolaborasi yang lebih erat antara kedua negara di tengah ketidakpastian global.
Baca juga : Resmi Dilantik, Mentan Amran Siap Berjuang Bikin Indonesia Daulat Pangan
Ketua Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal kagum dengan Kota Astana yang indah saat berkunjung ke Kazakhstan. Namun sayang, masih sedikit orang Indonesia yang mengunjungi negara tersebut.
Dino juga menyoroti pentingnya ada penerbangan langsung dari Indonesia ke Kazakhstan dan penerbangan sebaliknya.
Menurutnya, potensi bisnis di Kazakhstan sangat terbuka lebar. Sebab, pengusaha Singapura sudah banyak yang melakukan ekspansi bisnis ke Asia Tengah.
Dalam kesempatan itu, Dino dipakaikan baju tradisional Kazakhstan oleh Dubes Serzhan, sebagai tanda kehormatan dan persahabatan. Dino dinobatkan sebagai Ketua Komunitas Kazakhstan-Indonesia Friendship Society.
“Asia Tengah saat ini menjadi sangat penting, terutama bagi Indonesia,” ujarnya.
Sementara, Dubes Indonesia untuk Kazakhstan Fadjroel Rachman mengucapkan selamat atas terbentuknya Kazakhstan-Indonesia Friendship Society. Dia berharap hubungan kedua negara makin kuat dalam berbagai bidang. Baik di bidang politik, ekonomi, bisnis, digital, sosial hingga budaya.
Baca juga : Sambut Tamu Negara, Prabowo Tunjukkan Keramahtamahan Indonesia
“Semoga kelahiran Kazakhstan-Indonesia Friendship Society akan bermanfaat dan lebih meningkatkan perkembangan hubungan kedua negara dan hubungan Indonesia dengan Asia Tengah,” kata Fadjroel.
Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Perpusnas Mariana Ginting menambahkan, pembentukan Kazakhstan-Indonesia Friendship Society sangat penting.
Menurutnya, lembaga ini akan menjadi wadah untuk menumbuhkan saling pengertian dan persahabatan antara Kazakhstan dan Indonesia.
Di Perpusnas Jakarta, terdapat pojok Kazakhstan yang berfungsi untuk mempromosikan budaya Kazakhstan dan budaya Asia Tengah. Pojok ini terletak di lantai 20.
“Melalui upaya kolaboratif kita dapat mempromosikan pertukaran buku, manuskrip dan sumber daya digital. Untuk memastikan masyarakat kita memiliki akses informasi yang mencerminkan nilai dan aspirasi bersama,” ujarnya.
Kazakhstan merupakan negara Apel. Pada kesempatan itu, Dubes Serzhan mempersembahkan apel yang dibawa langsung dari Kota Almaty, Kazakhstan.
Baca juga : Kenang Kelahiran Bayi, Pabrik Bir Luncurkan Minuman Spesial Baru
Dia juga mengajak para peserta yang hadir berkunjung langsung ke Kazakhstan. Menikmati keindahan kota-kota di negara yang berada di Asia Tengah tersebut.
Acara ini turut dihadiri Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dan Direktur Asia Selatan dan Tengah Kementerian Luar Negeri Jatmiko Heru Prasetyo.
Acara dilanjutkan dengan Konser musik dari musisi Kazakhstan di Auditorium Perpusnas. Mereka tampil di Jakarta untuk memeriahkan rangkaian peringatan Kazakhstan Republic Day yang jatuh pada 25 Oktober.
Musisi membawakan lagu-lagu tradisional Kazakh dengan alat musik Dombra. Lagu-lagu tersebut, di antaranya berjudul Saryarka, Ata-Tolgau, Kongyr Kui, Dudarai, Khararau, Al-qisa hingga Atameken, yang merupakan lagu patriotik orang Kazakhstan.
Tepuk tangan meriah menggema saat penyanyi Kazakhstan menyanyikan lagu Indonesia Pusaka di acara tersebut.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya