Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dubes Kazakhstan Untuk Indonesia Serzhan Abdykarimov Ajak Mahasiswa UPNVJ Kenali Kawasan Asia Tengah
Selasa, 3 September 2024 07:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Kazakhstan untuk Indonesia Serzhan Abdykarimov meresmikan pembukaan Pusat Kajian Asia Tengah di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ), Jakarta, Jumat (30/8/2024).
Negara-negara Asia Tengah merupakan pecahan dari Uni Soviet yang juga dikenal sebagai Central Asian State. Di antaranya, Kazakhstan, Turkmenistan, Kyrgyzstan, Uzbekistan dan Tajikistan.
Dubes Abdykarimov menegaskan pentingnya meningkatkan hubungan bilateral antara Indonesia dan negara-negara di Asia Tengah.
Menurutnya, kawasan Asia Tengah memiliki posisi strategis, antara lain memiliki kekayaan sumber daya yang signifikan serta memiliki hubungan budaya dan sejarah dengan Indonesia.
Dubes Abdykarimov juga menekankan pentingnya meningkatkan kerja sama dari segala aspek. Termasuk dalam hal ekonomi, perdagangan, investasi dan pertukaran budaya antara negara.
“Asia Tengah dan Indonesia adalah negara-negara yang mayoritas penduduknya Muslim dengan masyarakat multietnis. Meski jarak geografisnya jauh, negara dan masyarakat kami memiliki hubungan yang mendalam dengan Indonesia, kekerabatan yang melampaui batas-batas ikatan fisik,” jelas Dubes Abdykarimov.
Pembukaan pusat kajian itu bertepatan dengan Perayaan Hari Konstitusi Nasional Kazakhstan yang jatuh pada 30 Agustus 2024. Acara ini dihadiri ratusan mahasiswa UPNVJ di Auditorium Bhineka Tunggal Ika.
Alunan merdu alat musik khas Kazakhstan, dombra, membuka acara ini. Alat musik dawai berleher panjang tersebut dimainkan apik oleh mahasiswa pertukaran pelajar dari Kazakhstan, Hamzah.
Baca juga : Dubes Belanda Untuk Indonesia Lambert Grijns Kunjungi Rumah Menlu Pertama RI Di Cikini
Pembukaan Pusat Kajian Asia Tengah dibarengi dengan Pameran Budaya Asia Tengah di Plaza Soemari UPNVJ serta pemutaran film dokumenter berkaitan International Day Againts Nuclear Testing.
Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menetapkan Hari Nasional Menentang Uji Coba Nuklir tersebut untuk diperingati setiap tanggal 29 Agustus.
Dubes Abdykarimov mengatakan, Kazakhstan turut mengalami dampak besar dari uji nuklir Soviet. Negara yang dipimpin Presiden Kassym-Jomart Tokayev tersebut telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi dampak nuklir Soviet. Termasuk mendorong pembentukan zona bebas senjata nuklir di Asia Tengah.
Kazakhstan juga mendukung pembentukan International Agency for Biological Safety dan berkomitmen untuk melanjutkan upaya perlucutan senjata nuklir global. ASEAN, termasuk Indonesia, juga mendukung upaya pemenuhan komitmen global untuk perlucutan senjata dan nonproliferasi nuklir.
Baca juga : HUT Kemerdekaan, Pupuk Indonesia Bentangkan Bendera Merah Putih Di Pantai Nusantara NTT
Rektor UPNVJ Anter Venus mengapresiasi dipilihnya Kampus UPNVJ sebagai lokasi Pusat Kajian Asia Tengah. Menurutnya, ini langkah penting dalam memperkuat hubungan akademik dan budaya antara institusi.
Venus juga mengajak mahasiswa aktif terlibat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperluas wawasan dan membangun persahabatan lintas batas.
“Kami bangga dengan kemitraan yang telah terjalin dan bersemangat untuk menjajaki peluang baru di kawasan Asia Tengah. Bersama-sama dapat menciptakan lingkungan akademis yang dinamis dan inklusif. Mempersiapkan mahasiswa dan berkembang di dunia yang mengglobal,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya