Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pameran Pendidikan Tinggi Eropa Di Jakarta-Yogya, Hadirkan 87 Kampus Ternama
Sabtu, 2 November 2024 14:51 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Delegasi Uni Eropa (EU) untuk Indonesia menyelenggarakan edisi ke-16 European Higher Education Fair (EHEF) atau Pameran Pendidikan Tinggi Eropa, Tahun ini, EHEF digelar di Jakarta pada 2-3 November 2024, setelah sukses diselenggarakan di Yogyakarta pada 30 Oktober 2024, yang dihadiri 2.400 pengunjung.
Selama EHEF di Jakarta, para pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan perwakilan dari 87 institusi pendidikan di Eropa, serta mendapatkan informasi terkait Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA). EHEF membuka wawasan yang luas bagi pengunjung mengenai peluang pendidikan tinggi dan beasiswa di Eropa.
Setiap tahunnya, lebih dari 4.000 pelajar Indonesia melanjutkan studi ke universitas di Eropa, dengan hampir 300 pelajar memperoleh beasiswa melalui program unggulan EU yaitu Erasmus. Sementara sekitar 700 pelajar lainnya menerima beasiswa yang disediakan Negara-Negara Anggota EU.
Baca juga : Pamer Jadi Pengangguran Di Media Sosial Setiap Hari
“Uni Eropa dengan bangga mengundang para pelajar untuk menghadiri pameran pendidikan tinggi ke-16, yang diselenggarakan secara terpadu dalam semangat ‘Team Europe’," kata Dubes Chaibi dalam pembukaan EHEF, di Menara Astra, Jakarta, Sabtu (2/11/2024).
Menurut Chaibi, banyak keuntungan yang dapat dinikmati para pelajar Indonesia dengan bersekolah di Eropa. Yakni, di Uni Eropa terdapat lebih dari 5.000 universitas yang menawarkan beragam pilihan, kualitas, serta biaya pendidikan yang terjangkau. Dan yang terpenting adalah pengalaman unik melalui program pertukaran serta penelitian.
Selain itu, Uni Eropa dan Negara-Negara Anggotanya menawarkan sekitar 1.000 kesempatan beasiswa dan pendanaan.
Baca juga : Joki Publikasi-Jurnal Predator Harus Disikat Sampai Tuntas
"Melalui upaya ini, Uni Eropa mendukung visi Indonesia mencapai Indonesia Emas 2045 dengan menyediakan akses ke pendidikan kelas dunia dan program studi yang inovatif,” terang Dubes asal Brussels, Belgia itu.
Di tahun 2024, program IISMA telah menjalin kerja sama dengan 48 universitas di 15 negara anggota Uni Eropa. Menurut Direktur Indonesian Student Mobility Awards (IISMA), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia, Rachmat Sriwijaya, pendidikan tinggi Uni Eropa dipilih karena sistem pendidikan mereka yang unggul dan keragaman budaya yang kaya di kawasan ini.
"Institusi-institusi ini menawarkan pengalaman berharga bagi para peserta IISMA dan mendukung para alumni untuk mempersiapkan diri menjadi pemimpin global di masa depan,” tutur Rachmat Sriwijaya.
Baca juga : Wapres Gibran Kunjungi Proyek LRT Jakarta, Waskita Optimis Selesai Tepat Waktu
EHEF juga menyelenggarakan seminar tentang peluang penelitian yang didanai Uni Eropa, yang fokus pada beasiswa tingkat doktoral melalui program Marie Skłodowska-Curie Action (MSCA) dan program Horizon Europe.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya