Dark/Light Mode

CNN Exit Poll: Sebagian Pendukung Trump Tak Percaya Pilpres AS Bakal Jurdil

Rabu, 6 November 2024 06:25 WIB
Kandidat Presiden AS dari Partai Republik Donald Trump (kiri) dan Capres AS dari Partai Demokrat Kamala Harris. (Foto: Istimewa)
Kandidat Presiden AS dari Partai Republik Donald Trump (kiri) dan Capres AS dari Partai Demokrat Kamala Harris. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Hasil survei CNN Exit Poll yang dipublikasikan pada 5 November 2024 mengungkap, dua pertiga pemilih Amerika Serikat (AS) dalam pilpres tahun ini yakin, pesta demokrasi di Negeri Paman Sam dilakukan secara adil dan akurat. Namun, pandangan mereka sangat terpolarisasi.

Sekitar 9 dari 10 pemilih yang mendukung Wakil Presiden Kamala Harris (Demokrat) percaya, Pilpres berlangsung jurdil. Angka ini lebih banyak dibanding pendukung mantan Presiden Donald Trump (Republik). Hanya setengahnya yang percaya Pilpres AS bakal jurdil.

Secara keseluruhan, sekitar tiga perempat pemilih pada tahun ini percaya, demokrasi di AS terancam. Hanya seperempat yang menyebutnya aman.

Baca juga : Sahabat Jakarta Pendukung RIDO Ajak Eks Relawan Anies Adu Gagasan

Sebanyak 4 dari 10 pemilih mengatakan demokrasi sangat terancam. Dan sebagian besar pemilih, sekitar 7 dari 10, mengkhawatirkan pilpres berujung pada kekerasan.

CNN Exit Poll untuk Pilpres AS 2024 mencakup wawancara dengan ribuan pemilih, baik mereka yang memberikan suara pada Hari Pemilihan maupun mereka yang memberikan suara lebih awal atau tidak hadir.

Cakupan tersebut menjadikan survei tersebut menjadi alat yang ampuh untuk memahami profil demografi dan pandangan politik pemilih dalam pemilihan tahun ini.

Baca juga : Belanda Siap Dukung Percepatan Prestasi Sepakbola Indonesia

Temuan ini pada akhirnya akan ditimbang terhadap tolok ukur utama: hasil pemilihan itu sendiri.

Meski begitu, jajak pendapat tetaplah jajak pendapat, yang memiliki margin kesalahan. Hasilnya berguna jika diperlakukan sebagai perkiraan. Bukan alat pengukuran yang tepat. Terutama di masa awal pilpres.

CNN Exit Poll merupakan gabungan dari wawancara langsung dengan para pemilih di Hari Pemilihan dan wawancara langsung, serta jajak pendapat melalui telepon dan daring yang mengukur pandangan para pemilih awal dan pemilih yang tidak hadir melalui pos.

Baca juga : Pendukung Anies: RK Janji Tak Akan Nyapres Tinggalkan Jakarta

Jajak pendapat ini dilakukan oleh Edison Research atas nama National Election Pool. Wawancara langsung pada Hari Pemilihan dilakukan di sampel acak dari 279 lokasi pemungutan suara.

Hasilnya juga mencakup wawancara dengan para pemilih awal dan pemilih yang tidak hadir yang dilakukan antara 24 Oktober dan 2 November, secara langsung di 27 lokasi pemungutan suara awal, melalui telepon atau daring.

Survei ini melibatkan 16.604 responden yang memiliki margin kesalahan plus atau minus 2 poin persentase. Margin kesalahan ini lebih besar untuk subkelompok.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.