Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Hasil Jajak Pendapat Terbaru Pilpres AS
Harris Salip Trump
Kamis, 25 Juli 2024 06:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Hasil jajak pendapat calon presiden Amerika Serikat (AS) yang dikeluarkan Reuters/lpsos menempatkan Kamala Harris unggul dari Donald Trump. Karena itu, elite Partai Demokrat diharapkan solid mendukung Harris maju menggantikan Joe Biden yang memutuskan mundur dari pencalonan presiden.
Kamala Harris yang saat ini menjabat Wakil Presiden AS berhasil menyalip popularitas dan elektabilitas calon presiden dari Partai Republik Donald Trump,
Menurut jajak pendapat Reuters/Ipsos, Senin (22/7/2024) dan Selasa (23/7/2024) waktu setempat, Harris mendapat 44 persen dukungan, unggul dari Trump yang meraih 42 persen dukungan. Jajak pendapat ini memiliki margin of error sebesar tiga persen.
Baca juga : KPK Usut Tiga RS Swasta
Hasil jajak pendapat tersebut menunjukkan pergeseran dari polling pada 15-16 Juli lalu. Ketika itu, Harris dan Trump sama memperoleh 44 persen dukungan. Sedangkan pada jajak pendapat pada 1-2 Juli lalu, Trump mengungguli Harris dengan selisih satu poin.
Tiga perempat pemilih Partai Demokrat mengatakan, mereka setuju agar partai dan para pemilih mendukung Harris. Hanya seperempat orang yang menginginkan sejumlah kandidat bersaing untuk mendapatkan nominasi partai.
Saat ini, dari penghitungan Associated Press (AP), Harris telah mengantongi dukungan 2.214 delegasi Demokrat. Angka tersebut jauh melampaui jumlah mayoritas yang dibutuhkan untuk meraih nominasi partai pada pemungutan suara pendahuluan, yaitu 1.976 delegasi.
Baca juga : Pintu Rujuk Sudah Tutup
Namun, AP menegaskan, survei tersebut bukanlah angka resmi. Sebab, para delegasi Demokrat masih bebas memilih kandidat pilihan mereka ketika partai tersebut secara resmi memilih kandidatnya di Konvensi Nasional Partai Demokrat yang akan digelar di Chicago, Illinois, pada 19-22 Agustus 2024.
Lain hal dengan hasil jajak pendapat PBS News/NPR/Marist yang digelar, Senin (22/7/2024) waktu setempat, menunjukkan Trump meraup 46 persen dan Harris 45 persen suara dari para pemilih yang terdaftar di AS.
Jika kandidat dari pihak ketiga atau kandidat independen diikutsertakan dalam Pilpres AS, maka Trump dan Harris memiliki perolehan suara yang sama kuat sebesar 42 persen. Sedangkan kandidat ketiga tertinggal jauh.
Baca juga : Ekonomi RI Dijempolin Bank Dunia
Meskipun jajak pendapat berskala nasional memberikan gambaran penting mengenai dukungan pemilih terhadap para capres, beberapa negara bagian yang kompetitif biasanya memberikan keseimbangan pada Electoral College AS, yang pada akhirnya menentukan siapa pemenang pilpres.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya