Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dubes RI Untuk Kenya Mohamad Hery Saripudin: Kuliner Nusantara Ramaikan ASEAN Food Festival Nairobi
Selasa, 12 November 2024 06:59 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Indonesia sukses mempromosikan makanan dan minuman khas Nusantara di ajang ASEAN Food Festival 2024 yang digelar di Village Market Mall, Nairobi, Kenya, Sabtu (9/11/2024).
Dalam pidato pembukaan acara itu, Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Kenya Mohamad Hery Saripudin mengatakan, festival ini menjadi salah satu cara memperkenalkan negara-negara di Asia Tenggara.
Festival tahunan diinisiasi empat negara ASEAN yang memiliki kantor perwakilan di Kenya, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina dan Thailand. Keempat negara itu tergabung dalam ASEAN Committee in Nairobi (ACN).
Kegiatan ini terbuka untuk umum. Lokasinya sangat strategis dan dekat dengan Markas Besar PBB di Bidang Lingkungan Hidup dan Pemukiman (UNEP dan UN Habitat). Ratusan orang memadati Lokasi acara tersebut.
Baca juga : Dubes UEA Untuk Indonesia Abdulla Salem AlDhaheri Jamu Dinner Pejabat RI & ASEAN
“Kegiatan ini diharapkan meningkatkan kedekatan people-to-people, baik warga Asia Tenggara dan Kenya, maupun dengan warga negara lainnya yang hadir,” harap Dubes Hery, selaku Vice Chair ACN.
Stand Indonesia yang digawangi Dharma Wanita Persatuan (DWP) KBRI Nairobi dan Diaspora Indonesia menyuguhkan makanan tradisional. Seperti sate ayam, nasi goreng, bakso, mie ayam hingga siomay. Semua makanan itu diserbu pengunjung.
Kudapan ringan seperti lemper, dadar gulung, risol, es cendol dan produk minuman UC1000 rasa lemon dan jeruk, juga menjadi rebutan para pengunjung.
“Makanan adalah jembatan antarbudaya yang lintas batas dan dapat beradaptasi sesuai kondisi setempat. Kelezatan makanan dan nikmatnya minuman khas negara-negara ASEAN yang dikonsumsi penuh suka cita akan menjadi pertukaran pengalaman bersama yang tak terlupakan,” tutur Dubes Hery.
Baca juga : Dubes RI Untuk China Djauhari Oratmangun Batik Semarakkan Hari Sumpah Pemuda Di Beijing
Untuk mendukung promosi produk Indonesia, KBRI Nairobi juga menggaet perusahaan Indomie di Kenya untuk membuka booth sendiri. Banyak pengunjung yang datang untuk membeli berbagai varian produk Indomie yang ditawarkan, maupun untuk melakukan prospek pengembangan/peningkatan pemasaran produknya di Kenya.
Selain kuliner, booth Indonesia juga diserbu para pengunjung yang ingin memiliki kain batik, tenun serta aksesoris dari berbagai daerah di Tanah Air.
Berbagai ornamen dan stiker promosi destinasi wisata di Indonesia, Wonderful Indonesia, juga menjadi spot foto-foto bagi para pengunjung.
“Indonesia berhasil menyebarluaskan kebahagiaan melalui makanan, minuman dan berbagai produk seni budaya, batik dan kain tenun. Termasuk mempererat hubungan antarmasyarakat, baik warga Kenya, diaspora Indonesia, maupun warga negara lainnya yang hadir di festival ini,” imbuhnya.
Baca juga : Dubes Indonesia Untuk Jepang Heri Akhmadi Antusias Sambut RI-Japan Friendship Festival
Sementara, Koordinator Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Nairobi Wisnu Lombardwinanto mengatakan, pentingnya diplomasi kuliner yang dikenal dengan gastrodiplomasi.
Pasalnya, diplomasi kuliner menjadi alat soft-power diplomacy yang mampu meningkatkan citra positif dan pengaruh Indonesia di dunia. Serta mendorong peningkatan ekspor industri pangan dan komoditas Indonesia khususnya di Kenya, Kongo, Uganda dan Somalia.
“Ini menjadi salah satu strategi diplomasi efektif. Kegiatan ini juga semakin memperkuat posisi kuliner Indonesia di kancah internasional dan mendukung program Indonesia Spice Up The World,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya