Dark/Light Mode

8 Fakta Marco Rubio, Calon Kuat Menteri Luar Negeri AS Pilihan Trump

Selasa, 12 November 2024 15:39 WIB
Marco Rubio, kandidat kuat Menteri Luar Negeri AS. (Foto: Instagram)
Marco Rubio, kandidat kuat Menteri Luar Negeri AS. (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump disebut akan menunjuk Senator Marco Rubio, untuk menjabat Menteri Luar Negeri. Jika kabar ini jadi kenyataan, Rubio yang kelahiran Florida akan menjadi orang Latin pertama yang menjabat sebagai diplomat tertinggi Amerika.

Berikut fakta-fakta tentang Rubio yang dirangkum dari berbagai sumber:

1. Marco Antonio Rubio yang lahir di Florida, 28 Mei 1971 adalah seorang politikus dan jaksa Amerika, dan senator junior dari Florida. Rubio sebelumnya menjabat sebagai Juru Bicara Dewan Perwakilan Florida.

Baca juga : Trump Bakal Tunjuk Marco Rubio Jadi Menteri Luar Negeri AS

2. Rubio adalah seorang Kuba Amerika asal Miami tamatan University of Florida dan University of Miami School of Law.

3. Rubio adalah seorang petinggi Senat yang agresif terhadap China. Dia pernah dijatuhi sanksi oleh Beijing pada tahun 2020, atas sikapnya terhadap Hong Kong menyusul protes demokrasi.

4. Tahun 2019, Rubio meminta Departemen Keuangan AS untuk meluncurkan tinjauan keamanan nasional atas akuisisi Musical.ly oleh aplikasi media sosial China populer: TikTok, yang mendorong penyelidikan dan perintah divestasi yang bermasalah.

Baca juga : PLTP Patuha Buka Lapangan Kerja 20 Persen Dan Isi Kas Negara Rp 200 Miliar

5. Tahun 2020, Rubio pernah dijatuhi sanksi oleh pemerintah China, bersama lima anggota parlemen AS lainnya karena berperilaku buruk terhadap isu-isu terkait Hong Kong.

“Rubio lebih buruk bagi Cina dibandingkan (Mike) Pompeo,” kata seorang mantan pejabat pemerintahan Trump, seperti dikutip CNN International.

5. Sebagai pejabat tinggi Republik di Komite Intelijen Senat, Rubio aktif menekan pemerintahan Joe Biden untuk memblokir semua penjualan ke Huawei pada awal tahun 2024, setelah perusahaan teknologi China yang dijatuhi sanksi itu merilis laptop baru yang ditenagai chip prosesor Intel AI.

Baca juga : Amanda Manopo, Dapat Mawar Arya, Bilang I Love You

6. Rubio, yang kakeknya melarikan diri dari Kuba pada tahun 1962, juga merupakan penentang keras normalisasi hubungan dengan pemerintah Kuba, posisi yang saat ini dianut Trump.

7. Sebagai kepala subkomite DPR yang mengawasi urusan Amerika Latin, Rubio juga sering mengkritik keras pemerintahan  Nicolas Maduro di Venezuela.

8. Di Pilpres AS 5 November 2024, Rubio bersaing dengan Gubernur North Dakota Doug Burgum, Senator Ohio JD Vance, Senator North Carolina Tim Scott, dan Anggota DPR New York Elise Stefanus untuk menjadi Wakil Presiden AS, pendamping Trump. Pertarungan ini akhirnya dimenangkan JD Vance.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.