Dark/Light Mode

Putri Yuriko, Anggota Tertua Kekaisaran Jepang, Meninggal Dalam Usia 101 Tahun

Jumat, 15 November 2024 14:07 WIB
Putri Yuriko di kediamannya di Tokyo pada tahun 2023,  jelang ulang tahunnya yang ke-100. (Foto: Imperial Household Agency/Kyodo)
Putri Yuriko di kediamannya di Tokyo pada tahun 2023, jelang ulang tahunnya yang ke-100. (Foto: Imperial Household Agency/Kyodo)

RM.id  Rakyat Merdeka - Putri Yuriko, anggota tertua keluarga kekaisaran Jepang dan bibi buyut Kaisar Naruhito, meninggal dunia di rumah sakit di Tokyo dalam usia 101 tahun, Jumat (15/11/2024) pukul 06.32 waktu setempat.

Setelah kematian Putri Yuriko, total anggota keluarga kekaisaran kini tinggal 16. Jumlahnya ini menyusut, karena berdasarkan Undang-Undang Rumah Tangga Kekaisaran tahun 1947, anggota perempuan yang menikah dengan orang biasa, harus menanggalkan statusnya sebagai anggota keluarga kekaisaran.

“Saya sedih mendengar kabar duka ini. Saya dan seluruh warga negara Jepang, menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya,” kata Perdana Menteri (PM) Jepang Shigeru Ishiba, seperti dilansir Kyodo, Jumat (15/11/2024).

Baca juga : Innalillahi, Mantan Ketua Dewan Pers Ichlasul Amal Meninggal Dalam Usia 82 Tahun

Putri Yuriko memiliki catatan rawat inap di rumah sakit pada Maret 2024, karena penyakit stroke ringan dan radang paru-paru.

Namun, hasil pemeriksaan kesehatan pada awal bulan ini menunjukkan, Putri Yuriko mengalami penurunan fungsi jantung dan ginjal.

Putri Yuriko menikah dengan Pangeran Mikasa, adik bungsu Kaisar Hirohito, yang kemudian dikenal sebagai Kaisar Showa, pada tahun 1941. Putri Yuriko yang kala itu berusia 18 tahun, baru saja lulus dari Akademi Wanita Gakushuin.

Baca juga : Pemimpin FETO Fetullah Gulen Meninggal Dalam Usia 83

Suami Putri Yuriko meninggal karena gagal jantung pada tahun 2016, dalam usia 100 tahun.

Putri Yuriko dan Pangeran Mikasa dikaruniai lima anak, tiga laki-laki dan dua perempuan. Tiga di antaranya: Pangeran Tomohito, Katsura, dan Takamado telah meninggal dunia pada tahun 2012, 2014, dan 2002.

Hingga saat ini, tiga cucu perempuan Putri Yuriko tetap menjadi anggota keluarga kekaisaran. Dua lainnya: Putri Noriko dan Ayako - yang merupakan putri Pangeran Takamado - melepaskan gelar kekaisaran karena menikah dengan rakyat jelata, masing-masing pada tahun 2014 dan 2018.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.