Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Wanita tertinggi dan wanita terpendek di dunia bertemu untuk minum teh sore di London, Inggris. Keduanya berkumpul untuk merayakan Hari Rekor Dunia Guinness (Guinness World Record 2024/GWR).
Rumeysa Gelgi (27) memiliki tinggi 215 centimeter (2,15 meter). Sedangkan Jyoti Amge tingginya hanya 62 centimeter. Dilansir GWR, pada Rabu (20/11/2024), keduanya bertemu di Savoy Hotel, London, Inggris.
Perbedaan tinggi kedua wanita itu sangat jauh, kira-kira 152 centimeter. Meski perbedaan tinggi terkadang membuat keduanya sulit melakukan kontak mata. Keduanya sangat akrab.
“Kami memiliki kesamaan. Kami berdua suka tata rias, perawatan diri, perhiasan dan perawatan kuku,” kata Gelgi dalam pernyataannya, dilansir CNN Internasional.
Gelgi merupakan seorang desainer web dari Turki. Dia dikonfirmasi sebagai wanita tertinggi yang masih hidup pada 2021.
Baca juga : AISI Beberin Tantangan Kendaraan Listrik Di Indonesia
Tingginya disebabkan oleh kondisi yang sangat langka yang disebut sindrom Weaver. Menurut GWR, dia adalah orang ke-27 di dunia yang didiagnosis dengan sindrom tersebut.
Gelgi juga memegang rekor tangan terbesar pada wanita dengan ukuran 24,93 centimeter dan punggung terpanjang pada orang yang masih hidup (wanita) dengan ukuran 59,90 centimeter.
Wanita 27 tahun itu juga pemegang rekor telinga terpanjang pada seorang wanita dengan ukuran rata-rata 9,58 centimeter.
Gelgi juga pernah tampil dalam film dokumenter GWR berjudul “Rumeysa: Walking Tall”. Film dokumenter itu mengikuti perjalanannya melintasi Amerika Serikat (AS) untuk bertemu dengan sesama pemegang rekor.
Sementara, Amge mengaku sangat senang bertemu dengan sesama pemegang rekor. Amge merupakan aktris kelahiran India. Dia memiliki kelainan pertumbuhan tulang bernama achondroplasia yang mempengaruhi lengan dan kaki.
Baca juga : Wanita Melahirkan Di Bandara Miami
Gangguan tersebut terjadi pada awal perkembangan janin di dalam rahim dan mempengaruhi jaringan tulang rawan yang seharusnya menjadi lengan dan kaki anak.
Meski bertubuh kecil, dia sangat populer di media sosial. Dia juga pernah tampil di serial televisi AS “American Horror Story: Freak Show” dalam peran Ma Petite. GWR menegaskan, dia secara resmi menjadi aktris terpendek yang pernah ada.
Amge juga tampil di acara TV Italia “Lo Show Dei Record” pada berbagai kesempatan.
Pemimpin Redaksi GWR Craig Glenday bertemu dengan keduanya di London dan mengatakan, acara tersebut adalah tentang merayakan perbedaan.
“Dengan mempertemukan kedua wanita ikonik yang luar biasa ini, mereka dapat berbagi perspektif tentang kehidupan satu sama lain, juga dengan kita,” kata Glenday.
Baca juga : China: Negara Besar Berperan Objektif Di Konflik Gaza Dong
Baik Gelgi maupun Amge telah dinobatkan sebagai GWR ICONS, kategori baru yang diperkenalkan untuk edisi buku rekor 2025. LDU
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Senin, 25 November 2024 dengan judul "Wanita Tertinggi Dan Terpendek Reuni Di London"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya