Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
WNI Diminta Lapor Jika Terdampak Banjir Malaysia, Ini Nomor Hotline KBRI
Kamis, 5 Desember 2024 16:11 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Warga Negara Indonesia (WNI) di Malaysia diminta segera melapor jika menjadi korban atau mengetahui ada WNI terdampak banjir.
Hal ini disampaikan Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Judha Nugraha, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (5/12).
Judha menjelaskan, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur telah membuka hotline khusus untuk membantu WNI yang terdampak bencana banjir. Terdapat dua nomor hotline, yakni nomor +60175007047 dan +60126866079.
Baca juga : Sat Set! PNM Peduli Kirim Bantuan Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi
"Kami sangat harapkan bisa memberikan informasi kepada KBRI Kuala Lumpur melalui nomor hotline yang tadi sudah disampaikan," ujar Judha.
Banjir besar melanda Malaysia sejak 26 November 2024 akibat hujan lebat. Beberapa wilayah seperti Kelantan, Pahang, dan Perak mengalami dampak terparah. Hingga kini, otoritas Malaysia melaporkan 90.585 orang telah mengungsi, sementara 7 korban meninggal dunia.
Judha memastikan bahwa dari data yang diterima, tidak ada WNI yang menjadi korban meninggal dunia akibat bencana ini. "Hingga saat ini tidak ada warga negara kita yang menjadi korban dampak bencana banjir tersebut," tegasnya.
Baca juga : Diminta Jangan Kirim Serangan Balasan, Iran Kasih Peringatan Keras Ke Israel
Sebagai langkah mitigasi, Kemlu bersama KBRI Kuala Lumpur terus berkoordinasi dengan simpul komunitas WNI di wilayah terdampak. Selain itu, mereka juga menjalin komunikasi intensif dengan Badan Penanggulangan Bencana Malaysia untuk memastikan keamanan WNI.
"KBRI Kuala Lumpur telah menyampaikan terimakasih kepada Badan Penanggulangan Bencana Malaysia untuk bisa meminta informasi mengenai update situasi yang ada di sana, termasuk jika ada informasi mengenai WNI yang menjadi korban," jelas Judha.
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menyebutkan bahwa hingga kini sudah ada 322 tempat penampungan sementara yang dibuka di wilayah seperti Kelantan, Terengganu, Kedah, Perlis, Johor, dan Perak. Lokasi ini digunakan untuk menampung para pengungsi yang terus bertambah setiap harinya.
Diharapkan, seluruh WNI yang berada di Malaysia tetap waspada dan memanfaatkan layanan hotline yang telah disediakan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya