Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dubes Australia Untuk ASEAN Tiffany McDonald Teken Perjanjian Kerja Sama Pendanaan Energi Bersih
Sabtu, 14 Desember 2024 06:46 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Australia untuk ASEAN Tiffany McDonald dan Penjabat Direktur Eksekutif Pusat Energi ASEAN Beni Suryadi menandatangani Perjanjian Kerja Sama untuk membuka pendanaan transisi energi bersih di seluruh kawasan, Kamis (12/12/2024).
Ini komitmen terbaru Australia untuk bekerja sama dengan ASEAN guna meningkatkan konektivitas, ketahanan dan keamanan energi.
Dubes McDonald mengatakan, perjanjian tersebut merupakan langkah penting dalam komitmen bersama menuju masa depan energi bersih yang menguntungkan ASEAN dan Australia.
Baca juga : PLN EPI dan Pemda Probolinggo Jalin Kerja Sama Pengembangan Energi Bersih
“Australia dan ASEAN memiliki ambisi yang sama untuk mengatasi perubahan iklim, mempercepat transisi menuju nol emisi karbon dan memperkuat keamanan energi di seluruh kawasan,” terangnya.
Sementara, Beni Suryadi menilai, lanskap energi ASEAN mengalami perkembangan pesat. “Ini memastikan kita memenuhi permintaan energi yang terus meningkat dengan cara aman, mudah diakses dan terjangkau. Keberkelanjutan ini menjadi lebih penting dari sebelumnya,” jelas Beni.
Menurutnya, kolaborasi tersebut tidak hanya mempercepat transisi energi hijau dan mengatasi tantangan iklim. Namun, kerja sama ini juga berperan penting dalam memajukan inisiatif ASEAN Power Grid yang mendorong konektivitas dan ketahanan energi regional lebih besar.
Baca juga : J Trust Bank Dukung Pemerintah Kembangkan Sektor Pertanian dan Energi Terbarukan
Penandatanganan tersebut membuka pendanaan untuk Paket Kerja Sama Energi senilai 6,9 juta dolar Australia (Rp 70 miliar) yang diumumkan Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus ASEAN-Australia pada Maret 2024.
Paket itu diumumkan bersamaan dengan dukungan senilai lebih dari 500 juta dolar Australia (Rp 5,1 triliun) dalam bentuk inisiatif baru, yang diperluas untuk memperingati 50 tahun hubungan ASEAN-Australia. Paket kerja sama energi tersebut akan menjalankan sembilan proyek prioritas untuk memajukan ASEAN Power Grid, energi terbarukan, serta kebijakan dan perencanaan energi regional.
Paket itu juga akan mendukung negara-negara anggota ASEAN meningkatkan konektivitas energi dan integrasi pasar guna mendorong ketahanan energi, aksesibilitas, keterjangkauan dan keberlanjutan yang lebih besar bagi semua.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya