Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Rod Brazier Jadi Dubes Australia Untuk Indonesia, Gantikan Penny Williams
Rabu, 25 Desember 2024 19:06 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Luar Negeri (Menlu) Australia Penny Wong mengumumkan Rod Brazier sebagai Duta Besar Australia untuk Indonesia. Brazier akan menggantikan Penny Williams.
Wong mengatakan, Indonesia menjadi negara yang penting bagi Australia. Mengingat Indonesia menjadi salah satu tetangga dekat Australia.
"Hubungan bilateral didasarkan pada sejarah panjang persahabatan dan kerja sama antara masyarakat dan Pemerintah. Indonesia yang kuat dan makmur sangat penting bagi perdamaian, stabilitas dan kemakmuran kawasan," ujar Wong melalui keterangan Kedutaan Australia Jakarta, Selasa (24/12/2024).
Sebagai informasi, Brazier belum lama ini menjabat Deputy Secretary, Development, Multilateral and Europe Group Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT). Sebelumnya, Brazier menjabat Head of International Policy Division di Departemen Perdana Menteri dan Kabinet Australia. Ia juga pernah bertugas di luar negeri sebagai High Commissioner untuk Kepulauan Solomon.
Wong mengatakan, Indonesia dan Australia bekerja sama di bawah Kemitraan Strategis Komprehensif. Kedua negara memperkuat kemakmuran ekonomi dan memajukan upaya transisi energi. Hubungan kedua negara mencakup kerja sama jangka panjang dalam bidang pertahanan dan keamanan regional.
"Perdagangan dua arah Australia dengan Indonesia mencapai rekor tertinggi dan kami terus memperluas hubungan ekonomi. Termasuk di bidang-bidang yang diidentifikasi dalam Invested: Australia's Southeast Asia Economic Strategy to 2040," ujarnya.
Baca juga : Dubes Jepang Untuk Indonesia Masaki Yasushi Beri Penghargaan Kepada Dua Profesor IPB
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pertahanan Australia-Indonesia pada Agustus 2024 merupakan langkah bersejarah dalam hubungan bilateral kedua negara. Penandatanganan itu mencerminkan komitmen bersama untuk memperdalam hubungan pertahanan dan strategis. Sama seperti Indonesia, Wong mengatakan, Australia juga memiliki komitmen bersama terhadap sentralitas ASEAN.
"Indonesia saat ini menjadi tujuan utama Australia untuk perjalanan luar negeri jangka pendek, dengan sekitar 1,37 juta warga Australia mengunjungi Indonesia pada tahun 2023," ungkap Wong.
Dia mengapresiasi Dubes Williams yang telah menjalankan tugasnya. Williams telah menjabat sebagai sebagai Dubes Australia untuk Indonesia selama 3 tahun sejak 2021.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya