Dark/Light Mode

Gencatan Senjata Hamas-Israel Dimulai

Sandera Dibebaskan, Warga Gaza Berpelukan Dan Menangis

Selasa, 21 Januari 2025 06:20 WIB
Salah satu keluarga di Gaza, Palestina, kembali ke rumah mereka usai gencatan senjata antara Israel dengan Hamas dimulai, Minggu (19/1/2025). Foto: AP PHOTO/LEO CORREA
Salah satu keluarga di Gaza, Palestina, kembali ke rumah mereka usai gencatan senjata antara Israel dengan Hamas dimulai, Minggu (19/1/2025). Foto: AP PHOTO/LEO CORREA

RM.id  Rakyat Merdeka - Gencatan senjata antara kelompok Hamas di Palestina dan Israel, dimulai Minggu (19/1/2025). Tiga sandera Israel dibebaskan Hamas. Sedangkan sandera Palestina yang dibebaskan sebanyak 90 orang.

Ratusan warga Israel bersorak saat tiga sandera itu dipertemu­kan kembali dengan ibu mereka di Tel Aviv. Mereka adalah Romi Gonen, Doron Steinbrecher dan Emily Damari. Ketiga wanita itu dalam keadaan sehat.

Channel News Asia (CNA) melaporkan, sebuah siaran lang­sung televisi Israel menunjukkan tiga sandera tersebut dibawa oleh kendaraan Palang Merah.

Baca juga : Siap Dinikahi Dito Mahendra

Pusat Medis Sheba di Israel mengatakan, ketiganya dalam keadaan stabil. Walaupun, salah satu sandera yang bernama Emili Damari kehilangan dua jarinya. Jari Damari tertembak pada hari dia diculik.

Kepulangan tiga sandera disambut baik oleh Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. Sambutan tersebut disampaikan Netanyahu lewat telepon kepada seorang koman­dan militer Israel di lapangan.

“Saya ingin Anda memberi tahu mereka: Romi, Doron dan Emily, seluruh bangsa me­nyambut Anda. Selamat datang kembali,” kata Netanyahu.

Baca juga : Masa Cekal Firli Sudah Habis

Hamas melakukan serangan mendadak pada 7 Oktober 2023. Serangan tersebut ditujukan ke­pada orang-orang yang menghadiri festival musik Tribe of Nova Trance di dekat Kibbutz Re’im, Israel Selatan. Tiga wanita itu termasuk di antara lebih dari 250 orang yang diculik pada saat itu.

Sebagai bagian dari kesepaka­tan, Israel membebaskan 90 tahanan Palestina. Di Tepi Barat yang diduduki Israel, bus-bus menunggu pembebasan mereka dari tahanan Israel.

Mengutip CNA, Hamas mengatakan, kelompok pertama yang dibebaskan mencakup 69 wanita dan 21 remaja laki-laki.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.