Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Gencatan Senjata Hamas-Israel Dimulai
Sandera Dibebaskan, Warga Gaza Berpelukan Dan Menangis
Selasa, 21 Januari 2025 06:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gencatan senjata antara kelompok Hamas di Palestina dan Israel, dimulai Minggu (19/1/2025). Tiga sandera Israel dibebaskan Hamas. Sedangkan sandera Palestina yang dibebaskan sebanyak 90 orang.
Ratusan warga Israel bersorak saat tiga sandera itu dipertemukan kembali dengan ibu mereka di Tel Aviv. Mereka adalah Romi Gonen, Doron Steinbrecher dan Emily Damari. Ketiga wanita itu dalam keadaan sehat.
Channel News Asia (CNA) melaporkan, sebuah siaran langsung televisi Israel menunjukkan tiga sandera tersebut dibawa oleh kendaraan Palang Merah.
Baca juga : Siap Dinikahi Dito Mahendra
Pusat Medis Sheba di Israel mengatakan, ketiganya dalam keadaan stabil. Walaupun, salah satu sandera yang bernama Emili Damari kehilangan dua jarinya. Jari Damari tertembak pada hari dia diculik.
Kepulangan tiga sandera disambut baik oleh Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. Sambutan tersebut disampaikan Netanyahu lewat telepon kepada seorang komandan militer Israel di lapangan.
“Saya ingin Anda memberi tahu mereka: Romi, Doron dan Emily, seluruh bangsa menyambut Anda. Selamat datang kembali,” kata Netanyahu.
Baca juga : Masa Cekal Firli Sudah Habis
Hamas melakukan serangan mendadak pada 7 Oktober 2023. Serangan tersebut ditujukan kepada orang-orang yang menghadiri festival musik Tribe of Nova Trance di dekat Kibbutz Re’im, Israel Selatan. Tiga wanita itu termasuk di antara lebih dari 250 orang yang diculik pada saat itu.
Sebagai bagian dari kesepakatan, Israel membebaskan 90 tahanan Palestina. Di Tepi Barat yang diduduki Israel, bus-bus menunggu pembebasan mereka dari tahanan Israel.
Mengutip CNA, Hamas mengatakan, kelompok pertama yang dibebaskan mencakup 69 wanita dan 21 remaja laki-laki.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya