Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pemeriksaan Kesehatan Gratis Dimulai Februari
Menkes Sudah Siapin10 Ribu Puskesmas
Senin, 20 Januari 2025 07:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) akan dimulai secara serentak pada Februari 2025. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, program tersebut akan dilakukan di 10 ribu Puskesmas dan 20 ribu klinik.
BGS, sapaan akrab Budi Gunadi Sadikin memberikan perhatian serius pada kesiapan Puskesmas dalam melaksanakan program ini. Terutama, terkait kelengkapan alat kesehatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan.
“Kita datang langsung ke Puskesmas agar bisa melihat kondisi sebenarnya kesiapan di seluruh pelosok Indonesia, sehingga nanti pengaturannya bisa lebih baik lagi dan berjalan baik,” kata Menkes dalam keterangan resminya, dikutip Minggu (19/1/2025).
Baca juga : Partai Senayan Terbelah
Sebagai bagian dari program ini, Kemenkes juga akan membagikan alat-alat kesehatan ke 10 ribu Puskesmas.
Alat-alat yang akan didistribusikan meliputi hematology analyzer, blood chemical analyzer, elektrokardiogram (EKG), serta berbagai alat kesehatan ibu dan anak. Alat USG, kata BGS, akan dibagikan ke seluruh Puskesmas mulai tahun ini.
“Harusnya dalam waktu 18 bulan, 10 ribu Puskesmas akan dapat,” ungkapnya.
Baca juga : Gerindra Jakarta: Kaji Lagi Sarapan Gratisnya
Eks Direktur Utama (Dirut) Inalum ini menyambut baik masukan dari Puskesmas di 514 kabupaten/kota terhadap kekurangan yang dapat diperbaiki. Masyarakat juga diharapkan aktif memberikan masukan dan kritik terhadap pelaksanaan program ini.
BGS mengungkapkan, niat Presiden Prabowo untuk membuat masyarakat lebih sehat harus didukung dan dijalankan.
“Tapi, kalau pelaksanaannya tidak sempurna, kita perbaiki sambil jalan. Kita terbuka masukkan dan kritik dari masyarakat,” ucapnya.
Baca juga : Warga Diminta Serius Stop Kebiasaan Merokok
Program ini akan dimulai pada Februari 2025 dengan lokasi kick-off di Puskesmas Tebet, Jakarta Selatan. Pemeriksaan ini akan mencakup berbagai tahap kehidupan, mulai dari bayi, anak-anak, dewasa, hingga lansia.
Menkes menjelaskan, program ini mencakup deteksi dini untuk berbagai penyakit, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, kanker, serta pemeriksaan kesehatan jiwa dan kebugaran.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya