Dark/Light Mode

Kunjungi Tokyo Dan Hokkaido

Jurnalis RM Terpilih Ikut Program Jenesys Jepang

Kamis, 30 Januari 2025 04:15 WIB
Salah satu kawasan wisata dan belanja, kuil Buddha Sensō-ji atau lebih dikenal dengan Kuil Asakusa yang dikunjungi para peserta Jenesys 2025 di hari pertama. (Foto Dwi Ilhami/Rakyat Merdeka/RM.id)
Salah satu kawasan wisata dan belanja, kuil Buddha Sensō-ji atau lebih dikenal dengan Kuil Asakusa yang dikunjungi para peserta Jenesys 2025 di hari pertama. (Foto Dwi Ilhami/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Luar Negeri Jepang (MOFA) melalui program Jenesys (Japan East Asia Network of Exchange for Students and Youth) kembali mengajak generasi muda hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga perwakilan media massa untuk bergabung, mengenal budaya serta kehidupan masyarakat di Jepang.

Kegiatan ini berlangsung tanggal 27 Januari hingga 4 Februari 2025. Sebanyak 16 media massa nasional mulai dari media online, cetak, televisi dan radio turut serta dalam kegiatan tahunan tersebut. Salah satunya, jurnalis dari Rakyat Merdeka, Dwi Ilhami berkesempatan mengikuti kegiatan tersebut selama delapan hari di Jepang.

Pada program tahun 2025, kegiatan berpusat di dua perfektur (wilayah administrasi) Jepang. Yaitu, Tokyo dan Hokkaido (Takikawa). Pada program Jenesys tahun ini, para perwakilan media massa mengangkat tema terkait politik, ekonomi, dan culture exchange. Sementara perwakilan ASN mengangkat tema terkait politik serta kebudayaan kepada ASN dan diplomat muda serta ASN lokal.

Baca juga : Kapolri Dan Panglima TNI Tinjau Program Ketahanan Pangan Di Jateng

Japan International Cooperation Center (JICA) sebagai penanggung jawab kegiatan Jenesys ini, telah menggelar pelatihan internasional dan pengiriman para ahli ke luar negeri sejak tahun 1977.

“Melalui program ini, kami telah menyampaikan teknologi, pengetahuan, dan pengalaman yang dikembangkan di Jepang kepada masyarakat dunia dan kepada generasi muda yang akan memimpin generasi berikutnya,” terang salah satu Staff JICA yang mendampingi, Takagi itoshi, Selasa (28/1/2025).

Jenesys merupakan bagian dari program Ikatan Persahabatan Jepang (Japan’s Friendship Ties Programs) oleh Kemenlu Jepang. Program tersebut bertujuan mempromosikan pertukaran pemuda antara Jepang dan negara/wilayah di Asia/Oseania, Amerika Utara, Eropa, Amerika Latin.

Baca juga : Toyota Umumkan 25 Proposal Terbaik Program TEY Ke-13

“Kami akan mempromosikan pemahaman tentang Jepang dalam hal politik, ekonomi, masyarakat, budaya, sejarah, dan kebijakan luar negeri,” katanya.

Program pertukaran di wilayah Asia/Oceania disebut JENESYS (Jaringan Pertukaran Pelajar dan Pemuda Jepang-Asia Timur) dan dimulai pada 2015. Dan program penerus Jenesys (2007 2012) dan Jenesys2.0.

Kegiatan tersebut, bertujuan meningkatkan rasa saling percaya dan pengertian antara masyarakat Jepang dan kawasan Asia-Pasifik, dan untuk membangun landasan bagi persahabatan dan kerja sama di masa depan.

Baca juga : Nunggu Panggilan Presiden Terpilih, Para Calon Menteri Deg-degan

“Meningkatkan pemahaman tentang ekonomi, masyarakat, sejarah, keragaman budaya, politik, dan hubungan diplomatik Jepang, serta membangun jaringan,” ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.