Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sepekan Di Negeri Merlion (2)
Sulap Waduk Raksasa Jadi Tempat Rekreasi
Sabtu, 8 Februari 2025 03:26 WIB
Sebelumnya
Selama periode hujan lebat, rangkaian sembilan pintu air di bendungan akan dibuka untuk melepaskan air hujan yang berlebih ke laut saat air laut surut. Ketika ombak pasang, tujuh pompa raksasa yang mampu memompa kolam renang ukuran Olimpiade per menit beraksi mengalirkan air ke laut.
Proyek bendungan senilai 226 juta dolar Singapura (sekitar Rp 2,72 triliun) yang dibuka pada 2008 itu, benar-benar canggih!
Marina Barrage adalah salah satu rekayasa teknik yang mampu memberikan solusi bagi masalah yang dialami Singapura.
Baca juga : Wakil Rakyat Dengarkan Curhat Penghuni Rusun
Menurut Menteri for Sustainability dan Environment Singapura Grace Fu, Marrina Barrage merupakan salah satu proyek penting dalam kebijakan air bersih di Singapura. Selain itu, pihaknya gencar melakukan edukasi seperti "Keep Singapore Clean" untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kualitas air.
Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen Singapura untuk memastikan pasokan air bersih dan aman bagi generasi saat ini dan masa depan.
“Kami berkomitmen dalam menyediakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan serta menjamin ketersediaan makanan dan air. Apalagi Singapura tengah berjuang mencapai target pada 2030 menyediakan 30 persen produk pangan merupakan produksi dalam negeri,” terangnya.
Baca juga : Kebakaran Di Hotel Resor Ski Turki Padam Setelah 12 Jam, 66 Tewas
Terkait kerja sama kedua negara, Grace Fu menjelaskan, pihaknya juga aktif terlibat dalam kolaborasi dengan Indonesia pada berbagai inisiatif lingkungan dan keberlanjutan.
“Singapura telah memberikan persetujuan bersyarat untuk mengimpor listrik rendah karbon dari Indonesia sebesar 3,4 gigawatt (GW). Lima perusahaan Indonesia, termasuk Pacific Medco Solar Energy dan Adaro Green, terlibat dalam proyek ini,” terang Grace Fu.
Dia menjelaskan, Singapura dan Indonesia telah menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk pengembangan industri manufaktur energi terbarukan. Seperti produksi panel surya dan sistem penyimpanan energi baterai.
Baca juga : Sistem Meritokrasi Jadi Landasan Tata Kelola
“Kolaborasi-kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama antara Singapura dan Indonesia untuk mengatasi tantangan lingkungan dan mempromosikan pembangunan berkelanjutan,” pungkas Grace Fu. (Bersambung)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya