Dark/Light Mode

Lewat Pendidikan Dan Makanan Bergizi

Jepang-UNICEF Ingin Tingkatkan Kualitas Hidup Anak-anak Di Biak Numfor

Senin, 24 Februari 2025 14:43 WIB
Penandatangan Proyek Bantuan Hibah 2024 Kerja Sama Organisasi Internasional, di Kedutaan Besar Jepang, Jakarta, Senin (24/2/2025). Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran, gizi, dan kualitas hidup anak-anak di Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua. (Foto Kedubes Jepang Jakarta)
Penandatangan Proyek Bantuan Hibah 2024 Kerja Sama Organisasi Internasional, di Kedutaan Besar Jepang, Jakarta, Senin (24/2/2025). Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran, gizi, dan kualitas hidup anak-anak di Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua. (Foto Kedubes Jepang Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia Masaki Yasushi dan Maniza Zaman perwakilan United Nations International Children's Emergency Fund (UNICEF) di Indonesia, meneken Proyek Bantuan Hibah 2024 Kerja Sama Organisasi Internasional, di Kedutaan Besar (Kedubes) Jepang, Jakarta, Senin (24/2/2025).

 Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran, gizi, dan kualitas hidup anak-anak di Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua.

Dalam keterangannya, Kedubes Jepang mengatakan, proyek ini berupa program distribusi makanan gratis dan pendidikan selama dua tahun yang dimulai pada April 2025, sebagai tanggapan atas permintaan dari Badan Gizi Nasional.

Baca juga : Ekonom: Lewat Danantara Pemerintah Akan Tingkatkan Standar Hidup Masyarakat

Sementara, distribusi makanan bergizi direncanakan dimulai pada Juli 2025 melalui dapur pusat yang dibangun Pemerintah Indonesia di Biak.

"Program ini akan memberikan dukungan untuk 2.500 anak dan menyediakan saran dari spesialis gizi UNICEF kepada ahli gizi dan juru masak yang dikerahkan Pemerintah Indonesia," bunyi keterangan itu. 

Program ini juga akan meningkatkan penyediaan makanan di sekolah dan kualitas pendidikan bagi guru dan pejabat pemerintah serta mengembangkan perangkat pendidikan gizi yang akan digunakan di seluruh Indonesia.

Baca juga : Lewat Program TJSL, JIEP Berikan Makanan Tambahan Bergizi Kepada Balita

"Biaya proyek meliputi bahan makanan, tenaga ahli gizi dari UNICEF, dan pelatihan bagi kepala sekolah dan guru," pernyataan itu lagi.

Proyek ini bagian dari kerja sama Jepang untuk mendukung pembentukan sistem makanan sekolah di Indonesia.  ⁠Seperti yang diungkapkan Perdana Menteri (PM) Ishiba pada Pertemuan Tingkat Tinggi Jepang-Indonesia pada Januari lalu, Jepang ingin menanggapi keinginan Presiden Bapak Prabowo untuk menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak Indonesia. Negeri Sakura itu ingin bekerja sama dengan memanfaatkan pengalaman Jepang.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.