Dark/Light Mode

TNI AU Dan Garda Udara Hawaii Latihan Transfer Bahan Bakar Di Udara

Selasa, 25 Februari 2025 19:08 WIB
Foto ini menggambarkan sebuah pesawat tempur F-16 Fighting Falcon milik TNI Angkatan Udara terbang bersama dengan pesawat pengisian bahan bakar udara KC-135 Stratotanker dari Garda Nasional Hawaii. Pesawat-pesawat ini sedang menjalankan misi latihan pengisian bahan bakar di udara di atas Indonesia pada 19 Februari 2025. (Foto US Embassy Jakarta)
Foto ini menggambarkan sebuah pesawat tempur F-16 Fighting Falcon milik TNI Angkatan Udara terbang bersama dengan pesawat pengisian bahan bakar udara KC-135 Stratotanker dari Garda Nasional Hawaii. Pesawat-pesawat ini sedang menjalankan misi latihan pengisian bahan bakar di udara di atas Indonesia pada 19 Februari 2025. (Foto US Embassy Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Personel Garda Udara Nasional Hawaii Amerika Serikat (AS) dari Sayap 154 ​​berpartisipasi dalam latihan pengisian bahan bakar udara ke udara bersama TNI AU di Denpasar, Bali, 17-21 Februari ini. 

Pelatihan ini bagian dari upaya mendukung persyaratan sertifikasi ulang F-16 yang diperlukan selama Airmen-to-Airmen Talks tahun 2024. Pelatihan ini berfokus pada penguatan interoperabilitas, efektivitas operasional dan upaya keamanan regional antara kedua angkatan udara.

Baca juga : PMO Kopi Dan Kakao Nusantara Hadirkan Center of Excellence Kakao Di Banyuwangi

Kegiatan ini merupakan Program Kemitraan Negara Garda Nasional Hawaii, yang telah memainkan peran penting dalam meningkatkan kemampuan pengisian bahan bakar udara ke udara antara Garda Udara Nasional (ANG) Hawaii dan TNI Angkatan Udara Indonesia.

Dalam siklus pelatihan ini, lima pilot baru dan 21 pilot F-16 TNI AU berhasil memperoleh kualifikasi pengisian bahan bakar udara. Skuadron Pengisian Bahan Bakar Udara ke-203 (203rd ARS) telah mendukung lebih dari 40 serangan F-16, yang menunjukkan semakin meningkatnya kompleksitas dan integrasi operasional dari kemampuan gabungan ini.

Baca juga : Kolaborasi BRI Dan Garuda Gelar Umrah Travel Fair 2025 Mudahkan Perjalanan Ibadah

Menurut Letnan Satu Alison Bowman, pilot ARS ke-203, misi ini bukan hanya tentang transfer bahan bakar, namun juga tentang kepercayaan, kemampuan beradaptasi, dan membangun landasan untuk interoperabilitas di masa depan.

“Melalui pengarahan sebelum dan sesudah misi, kami bertukar taktik, teknik, dan prosedur pengisian bahan bakar udara untuk meningkatkan efisiensi operasional,” imbuhnya.

Baca juga : Pram Mulai Latihan Ngantor di Balai Kota

Bagi ARS ke-203, misi ini bukan sekedar meningkatkan keterampilan teknis, namun juga merupakan latihan kemampuan beradaptasi dan kolaborasi lintas budaya di kawasan yang memiliki tantangan ruang udara dan logistik yang unik.

“Latihan pengisian bahan bakar udara di wilayah ini memberi kami kesempatan luar biasa untuk mengasah keterampilan kami sambil bekerja sama dengan mitra kami dalam lingkungan yang dinamis,” kata Sersan Teknisi  Angelica Amian, petugas pengisi bahan bakar dalam pesawat ARS ke-203.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.