Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Dubes RI Untuk Ethiopia Al Busyra Basnur Dinobatkan Jadi Dubes Paling Aktif
Selasa, 4 Maret 2025 03:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Ethiopia Al Busyra Basnur mengakhiri masa tugas di Ethiopia pada 28 Februari 2025. Menjelang akhir masa tugas, Dubes Al mengunjungi kantor Kepresidenan Ethiopia untuk berpamitan kepada Presiden Ethiopia Taye Atske Selassie, pada 26 Februari 2025.
Dubes Al dan sang istri, Wenny Oemar Busyra disambut hangat Presiden Selassie di kantornya. Dia menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas kerja keras yang dilakukan Dubes Al. Menurutnya, selama enam tahun ini, hubungan bilateral Ethiopia dengan Indonesia semakin meningkat.
Pujian tersebut disambut baik oleh Dubes Al. Pada pertemuan itu, dia turut menyampaikan berbagai capaian dan perkembangan terkini hubungan Indonesia dengan Ethiopia.
Baca juga : Begini Respons Presiden Ethiopia Saat Dubes Al Busyra Basnur Pamitan
“Saudara Duta Besar adalah The most Active Ambassador di Ethiopia,” kata Presiden Selassie. Atau terjemahannya, Dubes Al adalah duta besar asing yang paling aktif di Ethiopia.
Pernyataan sang Presiden dikutip dari pernyataan KBRI Addis Abba, Minggu (2/3/2025).
Presiden Selassie senantiasa mengikuti berbagai kegiatan diplomasi yang digelar Dubes Al. Baik itu kegiatan yang dilakukan di Kota Addis Ababa, Ibu Kota Ethiopia, maupun di daerah-daerah.
Baca juga : Dirut BRI Sebut Bank Emas Pegadaian Jadi Sumber Pertumbuhan Baru
Dubes Al juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden dan pejabat tinggi Ethiopia atas kerja sama yang telah terjalin selama 6 tahun.
Selama enam tahun bertugas di KBRI Addis Ababa, Dubes Al telah menerbitkan 17 buku. Buku tersebut ditulis sendiri oleh Dubes Al berkolaborasi dengan dosen, tokoh pemuda, pelajar dan mahasiswa, wartawan dan pengusaha di Indonesia dan Ethiopia.
Buku-buku tersebut berisi berbagai pemikiran, analisa dan usulan berbagai tokoh Indonesia dan Ethiopia. Tidak hanya mengenai Indonesia dan Ethiopia, tapi juga tentang isu-isu penting yang menjadi perhatian masyarakat global.
Baca juga : Dubes RI Untuk Swedia Kamapradipta Isnomo Pamitan Kepada Raja Carl XVI Gustaf
Pada pertemuan itu, Dubes Al menyerahkan sejumlah buku yang diterbitkan KBRI Addis Ababa tersebut kepada Presiden Selassie.
Selain itu, selama enam tahun terakhir KBRI Addis Ababa telah menyelenggarakan 356 kegiatan. Termasuk di masa pandemi Covid-19.
KBRI di bawah Dubes Al juga mendorong penandatanganan 49 Nota Kesepahaman antar-perguruan tinggi Indonesia dan Ethiopia. Total, terdapat 51 Nota Kesepahaman yang ditandatangani perguruan tinggi kedua negara.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya