Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Begini Respons Presiden Ethiopia Saat Dubes Al Busyra Basnur Pamitan
Minggu, 2 Maret 2025 20:04 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Ethiopia, Taye Atske Selassie, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap Duta Besar Republik Indonesia untuk Ethiopia, Al Busyra Basnur, yang dianggap sebagai duta besar asing paling aktif di Ethiopia.
Pernyataan itu disampaikan saat Presiden Taye Atske menerima Dubes Al Busyra dalam pertemuan perpisahan di Istana Kepresidenan, Rabu (26/2), menjelang berakhirnya masa tugasnya setelah enam tahun mengemban amanah diplomatik di Addis Ababa.
Baca juga : Presiden Prabowo Subianto: Februari Bulan Bersejarah Bangsa Kita
“Saudara Duta Besar adalah ‘the most active Ambassador’ di Ethiopia,” ujar Presiden Taye Atske, disaksikan oleh sejumlah pejabat tinggi Istana Kepresidenan dan Kementerian Luar Negeri Ethiopia.
Presiden Ethiopia juga menyampaikan terima kasih atas kerja keras Dubes Al Busyra dalam mempererat hubungan bilateral antara Ethiopia dan Indonesia. Ia menilai berbagai kegiatan diplomasi yang dilakukan KBRI Addis Ababa, baik di ibu kota maupun di daerah-daerah, telah membawa dampak positif bagi kerja sama kedua negara.
Baca juga : Penuhi Undangan Presiden Bulgaria, Dubes Iwan Mantapkan Kerja Sama Berbasis Teknologi
Dalam kesempatan tersebut, Dubes Al Busyra menyampaikan berbagai capaian hubungan Indonesia-Ethiopia, termasuk peningkatan kerja sama ekonomi, pendidikan, dan sosial-budaya. Ia juga menyerahkan sejumlah buku yang diterbitkan oleh KBRI Addis Ababa kepada Presiden Taye Atske.
Selama enam tahun kepemimpinannya, KBRI Addis Ababa telah menerbitkan 17 buku yang ditulis oleh berbagai kalangan, termasuk akademisi, tokoh pemuda, pelajar, mahasiswa, wartawan, dan pengusaha dari kedua negara. Buku-buku tersebut membahas berbagai isu strategis, tidak hanya terkait Indonesia dan Ethiopia, tetapi juga isu-isu global yang menjadi perhatian dunia.
Baca juga : Malam ini, Ujian Perdana Pieter Huistra Bareng PSS Sleman
Selain itu, dalam periode yang sama, KBRI Addis Ababa telah menyelenggarakan 356 kegiatan diplomasi, termasuk di tengah pandemi COVID-19. Salah satu pencapaian penting lainnya adalah mendorong penandatanganan 49 naskah kerja sama (MoU) antara perguruan tinggi di Indonesia dan Ethiopia, sehingga total saat ini telah mencapai 51 MoU.
Dubes Al Busyra Basnur dan istrinya, Wenny Oemar Busyra, dijadwalkan kembali ke Indonesia pada Jumat (28/2). Kehadiran dan kiprah aktifnya di Ethiopia selama enam tahun terakhir meninggalkan jejak penting dalam hubungan diplomasi kedua negara, yang diharapkan terus berlanjut dan semakin erat di masa mendatang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya