Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
UE-Prancis Hibahkan Rp 121,2 Miliar, Dukung Pemeliharan & Riset Kekayaan Laut RI
Rabu, 5 Maret 2025 17:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Uni Eropa (UE) dan Prancis melalui badan keuangan dan bantuan Pemerintah Prancis, Agence Francaise de Développement (AFD), menggelontorkan dana hibah untuk Indonesia total 7 juta euro atau sekitar Rp 121,2 miliar, Rabu (5/3/2025).
Upacara penandatanganan hibah ini dilakukan Duta Besar (Dubes) Prancis untuk Indonesia Fabien Penone, Dubes UE Denis Chaibi dan Country Director AFD Yann Martres di Gedung BJ Habibie, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Jakarta, Rabu (5/3/2025).
Dana bantuan “For an Evidence Based and Sustainable Ocean Management” (Untuk Pengelolaan Laut Berbasis Bukti dan Berkelanjutan) ini merupakan bukti komitmen Prancis dan UE dalam mendukung visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Baca juga : BI Siapkan Rp 180,9 T Untuk Penukaran Uang Ramadan Dan Idul Fitri 2025
"Kami sangat mendukung visi Presiden Prabowo meningkatkan ketahanan pangan dan perlindungan kakayaan alam, untuk hal ini perikanan," ujar Dubes Chaibi, saat ditemui usai upacara penandatanganan.
Bersama Prancis, UE berharap Indonesia sukses mewujudkan kemandirian pangan serta mengurangi emisi karbon dan beralih ke ekonomi biru atau blue economy. Ekonomi biru adalah konsep pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pertumbuhan ekonomi dan kesehatan ekosistem laut.
"Untuk itu, kami mendanai Indonesia untuk melakukan riset kekayaan lautnya. Dengan riset, kita bisa memberi ilmu kepada rakyat, kemudian rakyat dapat menggali kekayaan dengan bijak," sambung Dubes Penone.
Baca juga : KPK Pastikan Usut Dugaan Suap Pemilihan Ketua DPD RI
Dia menambahkan, dalam pertemuan Presiden Prabowo dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada November lalu, kedua presiden tidak hanya sepakat mendukung proyek pertahanan dan ekonomi. Keduanya sepakat menggali kekayaan maritim bersama agar kedua negara merasakan manfaat tanpa merusak kekayaan maritim.
Untuk pembicaraan lebih lanjut mengenai kerja sama di sektor ini, Dubes Penone menyampaikan harapannya agar Indonesia bisa mengirimkan delegasi untuk menghadiri Third United Nations Ocean Conference (UNOC3) di Nice, Prancis, pada Juni 2025.
"Kami menantikan perwakilan Indonesia hadir dalam acara ini untuk lebih dalam membahas upaya konservasi laut," ujarnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya