Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Minta Tambah Rp 1,2 Triliun, Anggaran KJP Plus Dan KJMU Jadi Rp 3,3 Triliun
Senin, 3 Februari 2025 20:08 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal menambah anggaran program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sarjoko menyampaikan, untuk perubahan KJP Plus dan bansos KJMU pada APBD Perubahan 2025 bertambah sebesar Rp 1.274.000.000.000 sehingga total anggaran untuk KJP Plus dan KJMU keseluruhan Rp 3.328.890.668.796.
Sarjoko menambahkan, perubahan ini bertujuan untuk menjangkau lebih banyak siswa dan mahasiswa, serta memperluas cakupan penerima bantuan, khususnya untuk pendidikan setara dan pendidikan khusus.
Baca juga : Disuntik Rp 48,8 Triliun, Basuki Tegaskan IKN Akan Jadi Pusat Politik Baru
Sarjoko menyebutkan, pada tahun anggaran 2025, alokasi KJP untuk tingkat SD dan MI diperkirakan akan mencakup 210.982 siswa dengan anggaran sebesar Rp 686 miliar.
Selain itu, untuk KJP Plus tingkat SMP dan MTS, alokasi anggaran yang disiapkan sebesar Rp 513 miliar untuk 120.020 siswa. Sementara untuk SMA dan MA, bantuan biaya personal untuk 39.145 siswa.
"KJP Plus juga akan diperuntukkan bagi pendidikan khusus, seperti SLB, dengan sasaran 2.571 siswa. Program kesetaraan pendidikan, dalam hal ini PKPBN, akan mencakup 1.571 siswa," katanya.
Baca juga : Exxon Bangun Proyek Petrokimia Rendah Emisi
Rencana perubahan yang diusulkan mencakup perpanjangan jangkauan KJP Plus, yang semula 445.994 siswa diusulkan menjadi 705.332 siswa. Perubahan ini dipertimbangkan setelah pendataan pada tahap 2 2024 menunjukkan adanya 669.716 siswa yang memenuhi syarat.
Sarjoko juga menjelaskan, dalam data tersebut, ada sekitar 105.000 siswa yang tersisih, dengan alasan seperti desil ekonomi atau kepemilikan aset yang menghalangi kelayakan.
"Untuk itu, kami mengusulkan tambahan anggaran menjadi Rp 3,25 triliun," lanjutnya.
Baca juga : Prabowo Setuju Lanjutkan Pembangunan IKN, Anggaran Diplot Rp 48,8 Triliun
Alasan untuk perubahan ini adalah perluasan cakupan KJMU, terutama untuk Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dengan akreditasi A, B, dan C.
Bantuan untuk KJP Plus dijadwalkan akan disalurkan pada Maret 2025 untuk periode Januari, Februari, dan Maret, sementara KJMU akan disalurkan pada Mei 2025.
Dengan adanya perubahan alokasi anggaran ini, diharapkan lebih banyak siswa dan mahasiswa di DKI Jakarta yang dapat menerima bantuan pendidikan, sehingga meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di ibu kota.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya