Dark/Light Mode

Australia Serahkan Perjanjian Perdagangan Bebas Upgrade Ke ASEAN

Minggu, 16 Maret 2025 08:59 WIB
Dubes Tiffany McDonald (kiri) menyerahkan instrumen ratifikasi Australia untuk AANZFTA Upgrade kepada Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn, Kamis (13/3/2025). (Australian Embassy Jakarta)
Dubes Tiffany McDonald (kiri) menyerahkan instrumen ratifikasi Australia untuk AANZFTA Upgrade kepada Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn, Kamis (13/3/2025). (Australian Embassy Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Australia untuk ASEAN Tiffany McDonald menyerahkan instrumen ratifikasi Australia untuk Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN-Australia-New Zealand Free Trade Area (AANZFTA) Upgrade kepada Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn.

Penyerahan instrumen berlangsung di Sekretariat ASEAN di Jakarta, Kamis (13/3/2025). Sebagai bentuk komitmen Australia yang berkelanjutan dan telah lama berlangsung terhadap ASEAN dan perdagangan bebas.

"Australia berkomitmen untuk meningkatkan perdagangan dan investasi dua arah dengan ASEAN yang nantinya akan semakin meningkatkan konektivitas dan ketahanan ekonomi di kawasan kita bersama. AANZFTA Upgrade merupakan inti dari upaya ini,” ujar Dubes McDonald.

Baca juga : Elnusa Perkuat Ketahanan Energi Nasional dengan Inovasi dan Kinerja Solid

Dia menuturkan bahwa ASEAN telah menjadi mitra perdagangan terbesar kedua bagi Australia. Dia juga mengakui peran ASEAN dalam menjaga kestabilan kawasan Indo Pasifik.

“Kami mengakui peran utama ASEAN dalam mendorong integrasi ekonomi regional yang lebih dalam, yang kemudian menjaga kawasan yang damai, stabil, dan sejahtera saat ini dan di masa mendatang," ujarnya.

Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn mengatakan, ratifikasi Australia atas Protokol Kedua untuk Amendemen AANZFTA merupakan kontribusi yang kuat bagi ketahanan ekonomi kawasan, termasuk melalui penerapan dari Invested: Australia’s Southeast Asia Economic Strategy to 2040.

Baca juga : Dukung Asta Cita Pemerintah, Pertamina Pacu Pengembangan Geothermal

Tindakan ini, imbuhnya, memastikan hubungan perjanjian yang berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi bisnis yang dimulai pada April 2025,” ujarnya.

Setelah diberlakukan, AANZFTA Upgrade akan memberikan peningkatan penting untuk membantu usaha mikro, kecil, dan menengah di Australia dan ASEAN karena mempermudah prosedur transportasi untuk para pedagang.

Perjanjian tersebut juga membuka peluang perdagangan elektronik (e-commerce), serta mendorong kerja sama untuk meningkatkan standar ketenagakerjaan, perlindungan lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi perempuan.

Baca juga : Kedubes Australia Kampanye Pemberdayaan Perempuan Sebulan Penuh

AANZFTA Upgrade mulai berlaku pada 21 April 2025. AANZFTA merupakan perjanjian yang meliputi negara ASEAN (Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam), Australia, dan Selandia Baru. Perjanjian tersebut memberikan pengurangan tarif yang luas dan kepastian yang lebih besar bagi penyedia jasa dan investor.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.